One Night Stand With Lecturer (Slow Update)

One Night Stand With Lecturer (Slow Update)

  • WpView
    Reads 13,931
  • WpVote
    Votes 358
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
"love and Mistake?" Renasia aurora, seorang mahasiswi yang tidak sengaja melakukan one night stand dengan seorang lelaki bernama aldiondra pratama. Dosen pembimbing sekaligus tunangan kakaknya. seorang lelaki yang juga merupakan teman chat rahasianya di sebuah aplikasi pertemanan. Awalnya semua masih aman, sampai renasia mengetahui jika dirinya sedang mengandung anak dion tepat di saat semuanya sudah terlambat. Hingga pergi menjadi satu-satunya pilihan yang di miliki oleh rena. Pergi bersama bayinya. Namun, takdir berkata lain. 8 tahun berpisah, rena kembali di pertemukan oleh dion yang menyelamatkannya dari kecelakaan dan menginginkannya kembali. "Kita memang bertemu dari sebuah kesalahan. Tapi, itu semua adalah takdir. Dan siapapun tahu jika takdir tidak pernah salah!"(Aldiondra pratama). "Takdir memang tidak salah. Yang salah adalah kebodohanku dulu!"(renasia aurora).
All Rights Reserved
#251
mahasiswi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Maybe Happy?✔
  • Baby Canny
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • Hello Belinda
  • LEON
  • Assalamualaikum Cinta
  • GALAKSI BIMASAKTI

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines