A Man's Struggle

A Man's Struggle

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 30, 2020
"Aku membeli ini untukmu?" "Apa kamu suka?" Tidak ada jawaban dari perempuan yang ada di sampingnya. "Warna emerald sepertinya cocok untukmu, coba kau lihat" Perempuan itu sedikit menoleh, lalu sibuk lagi dengan iphone terbarunya. "hm" Alaska menghembuskan nafasnya lelah, ia tidak tau sampai kapan ia akan merasa lelah karena sampai 10 tahun terakhir pun ia tidak pernah merasa lelah memperjuangkan perempuan pujaannya, Airleya Sakura Uzilla. 201104
All Rights Reserved
#580
keajaiban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Waktu?
  • Unspoken Love
  •             Between Me You And Her
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Promise
  • ALASKALETTA
  • Between Days (ROMBAK ALUR)
  • Temaram (ONGOING)
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines