My Faithfull

My Faithfull

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Via, di mn kamu sebenarnya? apa yg harus aq lakukan sekarang?" laki2 yang duduk di balkon kamarnya berfikir, matanya menerawang ke arah langit berharap bisa mendapatkan petunjuk sekecil apapun itu. Di t4 lain: darah pada bagian pelipis perempuan itu sudah mengering. kepalanya masih begitu pening. namun, samar2 ia melihat seseorang mendekat ke arahnya dan menarik rambutnya ke belakang AHHH.....erangnya kesakitan. "bagaimana kabarmu hari ini nona?" senyum laki2 itu sungguh seram dan dingin. Ia balik menatapnya tajam dengan senyum sinis " sangat2 baik seperti yg loe liat skrng, Lex".
All Rights Reserved
#443
setia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Disguise Of A Girl Into A Boy
  • The Multiple Personality
  • Blunder #0 [BELUM REVISI]
  • When Psycho Fallin in Love
  • Acaya's Transmigration

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines