HURT
  • WpView
    Reads 2,912
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 13, 2020
[BOOK 2] Bagi Reynaldi sosok Alwi adalah nafasnya, hidupnya, jantungnya, dan air matanya. Baginya Alwi adalah tempatnya untuk bertumpu. Baginya Alwi adalah alasan yang membuat dirinya bertahan dari rasa sakit yang terus menemaninya itu. Baginya Alwi adalah sosok yang membuat ia kuat dari kekejaman sang semesta. Namun bukankah ia juga manusia biasa, saat alasan dibalik kokohnya dinding pertahanan itu malah berubah menjadi alasan untuk ia pergi dari semesta, apa yang harus dilakukannya? Saat semesta semakin membencinya, saat rasa sakit ingin bersahabat dengannya, saat alasannya kuat malah meninggalkannya, bolehkan ia menyerah? Bolehkah ia memilih pergi? Bolehkah ia membenci takdir hidupnya? Bolehkan ia berhenti sampai disini saja? Hanya mengisahkan tentang seorang remaja yang harus bertahan dari rasa sakit yang semakin nyaman mendekatinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sayap Yang Tak Pernah Satu
  • AlReGa [END]√
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Elegi Tawa ✔️ [COMPLETED]
  • Derena
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • A R V I O
  • Ad Meliora || END✓

"Kenapa di kehidupan yang hanya satu kali ini, gue nggak dikasih kesempatan untuk merasakan hangatnya sebuah keluarga?" - Raden Kajingga Cakrawinata. Sial, satu kata yang cocok untuk menggambarkan kehidupan Raden. Terlahir sebagai anak bungsu, tapi tak seberuntung bungsu pada umumnya. Anak bungsu identik dengan kasih sayang yang luar biasa dari orang tuanya. Tetapi, berbeda dengan Raden. Bungsu yang kehilangan keluarganya, hangatnya sebuah keluarga. Lebih tepatnya, bungsu yang kehilangan peran ayah di kehidupannya. Raden terlahir tanpa adanya peran ayah, sejak pertama kali ia membuka matanya untuk melihat dunia. Hanya satu yang belum pernah ia lihat, sosok ayah yang hanya menjadi bayangan samar di pikirannya. Mungkinkah Raden memiliki kesempatan untuk melihat atau bahkan merasakan kasih sayang seorang ayah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines