BANDARA 🛬🛅

BANDARA 🛬🛅

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Feb 3, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Dear Gema, Terimakasih sudah menjadi pendengar setiaku, Pendengar yang tak pernah menolak mendengar ceritaku, Keluh kesahku yang tak pernah usai, Manjaku yang menyebalkan, Alayku yang menjenuhkan, Leluconku yang membosankan, Kamu yang selalu mengatakan "Iya, cerita dong, aku pengen denger", setiap ku katakan "Gem, aku ada cerita nih" dengan sifat kekanak-kanakanku. Aku merasa bebas, nyaman, menjadi diriku yang apa adanya saat bercerita denganmu. Aku tak perlu mengenakan topeng bentuk apapun, Aku, alami diriku bisa ku rasakan saat bercerita denganmu. Ini tentang decak kagum, betapa aku memuji ciptaan Tuhan yang aku cari sebagai penutup kelemahanku. Tentang bagaimana aku menemukannya, hingga aku merasa benar benar bangga mengenal dan bisa dekat hingga jatuh cinta padanya. Bandara, saksi bisu kisah aku dan gema. "" Hargai setiap karya ""
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
gema
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • With You 나는 행복하다
  • Dark Princess (End)
  • RAGNALA [END]
  • You are in my past and my future [END]
  • FAKE LIFE  [END]
  • SHERINA (END)
  • ALGARA [TERBIT]
  • Twenty Days One Month [END]
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • ALEYA~~

Yang sudah terjadi, sudahlah ... Yang akan terjadi, biarlah ... Kesedihan akan selalu menemani setiap langkahku. * "Aku minta maaf. Ini tidak pernah terpikir olehku akan terjadi, apalagi menjadi impian ku. Aku memang mencintaimu, tapi dengan cara yang salah aku memiliki mu. Kejadian itu tidak bisa aku menyangkalnya apalagi mencegahnya." -Devano Andreas Magandra. "Kesedihan apa lagi yang belum menghampiri ku? Semua itu sudah ku rasakan. Di setiap langkah kehidupan ku, kesedihan selalu menyertai. Tidak pernah ada kata 'Bahagia' dalam history perjalanan hidup ini. 'Dia' hadir tanpa ku inginkan, memberi warna pada kehidupan ku yang hampa." -Rania Maharani Indira. "Dia milikku. Kau tidak bisa menyangkalnya apalagi merubahnya. Dendam membuat ku buta, ego lupa. Aku kehilangan dia. Cinta ku, hati ku, semuanya telah kau rebut dariku! Aku membenci mu." -Tristan Abidzar Magandra. ** Kebencian itu ada. Rasa cinta juga nyata. Hal itu hadir bersamaan membuat kebingungan kedua insan. Kata 'Dia' hadir di antara mereka, membuat cinta itu datang tanpa di ketahui. Hidup ini memang membingungkan. Ingin itu, dapat yang ini. Ingin ini, malah mendapat itu. *** Cerita ini di tulis langsung dengan ide yang muncul dalam pikiran. Tidak ada plagiarisme atau copas meng-copas. Jika pun ada kemiripan dan kesalahan dalam cerita, mohon dimaafkan. Karena saya yang hanya manusia, senantiasa berbuat salah dan tidak luput dari dosa. ♡ Salam dari Aneuk Nanggroe ♡ ^_^

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan