Challysta [On Going]

Challysta [On Going]

  • WpView
    Reads 690
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2020
[Happy reading] Ini tentang gadis yang tak pernah merasakan kebahagiaan. Selalu disalahkan dalam keluarga, selalu dibeda-bedakan, tak pernah dianggap dimanapun ia berada. Terasingkan dari banyak teman, tak pernah diizinkan untuk mendapatkan kesenangan. Bahkan ia tak pernah tau apa yang dinamakan dengan kebahagiaan. "Dimana letak keadilan yang dijanjikan olehmu tuhan?" -Challysta Miller Williams Copyright @A.T.S
All Rights Reserved
#580
nerd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HATRED [On Going]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Takdir Kita (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • You Are My Only One (REVISI)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • RAPUH!
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • The Reason is You
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)

[Sebagian part di privat. Harap follow dulu kalau mau baca.] Benci? Membenci? Kebencian? Entah ada apa dengan diriku, membenci gadis tak bersalah karena alasan masa lalu. bahkan, masalalu yang tak ada sangkut pautnya dengan dia. Perkataan dan perlakuanku padanya mampu membuat gadis itu jatuh terperosok kedalam luka. Namun, Seiring berjalannya waktu, perilaku kasar dan rasa benci padanya, berubah menjadi rasa ingin selalu melindunginya. Tapi, ketika masa lalu tengah kembali, keegoisan selalu memegang kendali atas kerja otakku. Sehingga membuat rasa peduli dan perasaan aneh ini... lenyap begitu saja. Lantas, siapa yang merasa tersakiti disini? Almira? Tentu saja! -Haruno Altair Wijaya Airmata? Rasa sakit? Kecewa? Sudah sangat biasa bagiku. Terjebak didalam rumah mewah bagai istana, bak neraka dunia bagiku. Aku gadis bodoh, yang menjadi pihak yang selalu disalahkan. Gadis bodoh, yang mencintai orang yang membenciku. Gadis bodoh, yang masih bertahan karena alasan cinta? Tapi, cinta tidak akan menyakiti sejauh ini, bukan? Lantas, jika ini ujian, maka aku tak akan pernah lari, walau aku mampu sekalipun. -Almira Pradita Parasayu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines