Aku berdiri di sini. Bersama mereka.
Tapi.....
Itu hanyalah sebuah harapan, yang bahkan aku tidak tau kapan akan terkabul.
Tapi, Tuhan sepertinya sedang berbaik hati kepadaku.
Setidaknya Tuhan ingin menggoreskan sedikit kebahagiaan, dengan memberikan anugrah untukku berupa kakak yang menyayangiku.
Tapi ini semua harus berawal dariku.
...........
Iya, dariku.
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Aku mencintainya. Hanya itu kata yang bisa aku ucapkan. Bahkan ketika saudara kandungku tidak menyetujuinya, aku tetap mencintainya. Tidak, dia tidak aneh. Dia hanya sedikit berbeda. Dan aku menyukai itu. Dia, Min Yoongi.