DEAR GUS
  • WpView
    Reads 44,419
  • WpVote
    Votes 1,682
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
kiki, salah satu santriwati yang mondok di pondok modern salafi.... kiki mengagumi putra kyai dipondoknya, gus fikri. gus fikri berperawakan tinggi, bersih, dan kalau dilihat itu bikin adem dihati... awal kiki mengagumi gus fikri, saat kiki gak sengaja melihat gus fikri dari balik jendela kantor pondok pada saat itu kiki membayar iuran pondok. Hari berikutnya kiki ketemu lagi dengan gus fikri saat menerangkan pelajaran yang tidak di fahami teman-temanya. kiki mulai yakin kalau kiki tidak hanya sekedar kagum tetapi sudah tingkat mencintai gus fikri. kiki berfikir ini salah, karena kiki hanyalah seorang santriwati biasa, dan jauh dari kata sempurna. tetapi kiki berharap gus fikri tau apa yang dirasakan kiki. dan untuk selanjutnya silahkan dibaca sendiri ya teman-teman.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gus Vs Ning
  • 1. Kafa Biya (Terbit)
  • SANTRI PILIHAN ABAH YAI
  • Syaqila Fatimah
  • Humairoh
  • anyeong gus
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Permata Bening Sang Abii
  • Syaqil Adiba [Lengkap]

#1 in Pesantren. [22-03-2020] #1 in kesederhanaan[28-12-2019] #1 in Ponpes. [28-12-2019] #1 in Pondok. [29-05-2020] #1 in Ning. [24-07-2020] #2 in santriwati. [28-12-2019] --- Seorang putri kiai dari pesantren besar di Jawa Timur memendam keinginan sederhana: menjadi santri biasa. Ia ingin menjalani hari-harinya tanpa embel-embel "Ning" yang membuat jarak, ingin dikenal bukan karena garis keturunan, tapi karena dirinya sendiri. Maka, ia pun memutuskan untuk menimba ilmu di pesantren lain, jauh dari bayang-bayang keluarganya. Namun, takdir mempertemukannya dengan sosok yang tak terduga-seorang gus tampan, putra dari kiai di pesantren barunya. Laki-laki itu rupawan, cerdas, namun juga keras kepala dan menyebalkan di matanya. Setiap pertemuan selalu saja memantik perdebatan kecil, membuat hari-hari sang Ning penuh warna dan emosi. Akankah hati mereka yang saling bertolak belakang perlahan menemukan jalan untuk saling memahami? Mampukah Gus yang menyebalkan itu luluh pada pesona sang putri kiai yang anggun, cerdas, dan penuh semangat? Temukan jawabannya dalam kisah yang penuh kehangatan, tawa, dan diam-diam... doa. Selamat membaca✨ --- WARNING!!! PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN AKAN DITINDAKLANJUTI, SILAKAN HUBUNGI AUTHOR VIA INSTAGRAM ATAU WATTPAD JIKA MENGETAHUI HAL SERUPA LAGI, TERIMAKASIH ☺️☺️☺️ From:Author:D

More details
WpActionLinkContent Guidelines