We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
All About Dasya

All About Dasya

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
" Dasya benci semua! Semuanya!" " Kecuali gue" Seseorang sedang berusaha mengapai nya, entah sudah sejauh mana dan apa saja yang Ia ketahui. Dia tiba - tiba hadir dengan cengiran khas yang awal nya membuat Dasya muak, hanya saja waktu membuat nya terbalik. Kemana takdir membawa kisah ini? Berakhir bahagia atau penuh duka? Hanya Tuhan dan waktu lah yang tau. Dasya hanya perlu mengikuti alur yang akan menuntun nya ke titik terakhir kisah ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Restu Tuhan
  • I'm Still Love You
  • Epiphany [Completed]
  • CINTA TERHALANG JARAK, USIA, DAN KEADAAN
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Jangan pergi (End)
  • RUMAH SINGGAH
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines