Kaligrafi Maitsa

Kaligrafi Maitsa

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
"Kesabaran itu ada dua macam: sabar atas sesuatu yang tidak kau ingin dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau ingini." -Ali bin Abi Thalib. Maitsa mengernyitkan dahinya, berkali-kali dadanya terasa dihantam begitu keras kala membaca penuturan bijak khalifah keempat tersebut. Perasaan gundah gulana tak beraturan menggerayanginya. Apa ini karena lelaki itu? Lelaki bermata hazzle dengan sorot yang begitu teduh itu? Lelaki yang tanpa izin melenggang masuk ke dalam hatinya? Batinnya meringis, hatinya semakin pilu karena ia sadar betul bahwa keduanya tak akan pernah bisa bersama. Ia mendesis penuh harap, bersuara begitu lirih, "Ya Allah, jika memang engkau hadirkan perasaan ini hanya untuk melatih kesabaran hamba, maka tolong lapangkanlah dada ini. Janganlah engkau izinkan hamba menggadaikan iman hamba demi perasaan yang terlarang ini." Terlarang. Kata yang tempat menggambarkan dua sejoli yang saling mencintai, namun melantunkan doa pada langit yang berbeda. Tuhan yang berbeda. Mampukah Maitsa bersabar menahan diri atas rasa cintanya serta bersabar agar tak melawan Rabb-nya?
All Rights Reserved
#114
islamic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tahajjud Cinta [END]
  • Secretly Yours
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • ALIF (TERBIT)
  • AZALEA
  • Kamu Anugrah Terindah
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Love Till Jannah [END]

[SEKUEL TAKDIR CINTA] Memperjuangkan cinta melalui shalat tahajjud? Emang ada ya? Apa jadinya jika kita mencintai seseorang, tetapi hanya bisa berjuang melalui tahajjud dan do'a? Begitulah kisah Rafzan, si cowok berandalan dengan Adilla, si gadis muslimah. Rafzan Rafassya Al-Fathir, seorang cowok berandalan yang disuruh sang Papa ke sebuah pesantren agar bisa merubah sifatnya. Sampai dimana, di sana ia bertemu dengan seorang gadis berhijab yang mampu menanamkan perasaan berbeda dihatinya. Ia berusaha mendekati gadis itu, tetapi selalu saja gagal. Hingga akhirnya ia menemukan cara untuk bisa mendapatkan gadis itu, yakni shalat tahajjud di sepertiga malam. Adilla Alfanisya Az-Zahra, seorang gadis muslimah nan cantik yang sangat ta'at pada agama. Sebuah pertemuan singkat di depan teras masjid mampu membuat hatinya merasakan cinta untuk yang pertama kalinya. Namun sayangnya, perasaan itu hanya mampu ia pendam dalam diam. Selebihnya, ia munajat kan cinta itu di sepertiga malam pada Rabbi sang pemilik cinta. "Jika rayuan ku tak mempan bagimu, maka izinkan tahajjud ku menyapa hatimu." -Rafzan "Jika bibir ini tak mampu untuk mengungkapkan rasa cinta, maka biarkanlah hati ini memendamnya dalam untaian do'a." -Adilla *** CERITA INI SAYA TULIS MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. MOHON MAAF BILA TERDAPAT KESAMAAN CERITA, NAMA, TOKOH, TEMPAT, DLL. DAN INI HANYALAH SEBUAH CERITA BIASA DARI SEORANG PENULIS BIASA. TERIMAKASIH BANYAK SUDAH MEMBACA. ⚠️ UNTUK MALING TOLONG JAUH-JAUH *** Start : 01 September 2024 Finish : 28 Januari 2025 Happy Reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines