KINASIH (Merajut Asa)

KINASIH (Merajut Asa)

  • WpView
    Reads 2,837
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sebagai anak tertua dari empat bersaudara, Kinasih merupakan tulang punggung keluarga semenjak usaha ayahnya bangkrut. Hidup sederhana dan bekerja keras untuk membantu ibunya yang ditinggalkan banyak utang oleh ayahnya tak menjadikan dia lalai untuk tetap menimba ilmu. Meski lelah yang menyengatnya setiap hari tak mampu menyurutkan semangatnya untuk tetap berangkat ke sekolah. Hingga di saat kelulusannya dari SMA dia dilamar oleh Arya yang menyanggupi untuk melunasi hutang ayahnya. Arya membawanya jauh dari kampung halamannya di lereng Tengger ke Jakarta. Sikap Arya yang manis dan pengertian membuat Kinasih jatuh cinta padanya. Hingga suatu saat dia harus menerima kenyataan bahwa Arya adalah mucikari yang terlibat perdagangan anak dan wanita ke luar negeri. Saat dia mulai memberontak, justru kesucian dirinya lah yang kemudian dilelang. Mampukah Kinasih melepaskan diri dari belenggu Arya dan bangkit mengejar mimpinya?
All Rights Reserved
#371
urban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • A Life That Turns
  • REWRITTEN | END
  • RIMBA MERUN
  • Tak Pernah Punya Harapan
  • Giwang
  • Destiny of Love

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines