Diari Kucing Jelek

Diari Kucing Jelek

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2020
Buluku jelek sekali. Kusut, warnanya pun tidak rata. Pokoknya jelek. Tapi aku sombong. Aku tidak bohong. Aku besar kepala, gengsi. Buruk bukan?
All Rights Reserved
#103
cats
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reynand & Joya | END
  • When I happy? (TAMAT)
  • Dark Princess (End)
  • Become a Parent's [END]
  • Thats my Love
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • Mantan!? [Boboiboy x Reader]
  • Jangan pergi (End)
  • My Boy [ kth ]
  • Beautiful Lie

Follow sebelum baca yuk, untuk mengikuti ceritanya. #645 dalam TEEN FICTION-11/3/2018 #961 dalam TEEN FICTION-9/2/2018 "Kuda poni! Dasar jelek, sinting, kutu kupret, tai lo. Maju sini, gue telen lo hidup-hidup!" teriak Joya mengerahkan semua kekesalannya. Ia bersumpah serapah tanpa berpikir mengampuni orang yang sudah membuat hidupnya sengsara. "Nggak usah teriak-teriak, gue di sini." Suara orang tersebut berada di atas pohon dekat parkiran. Reflek, kedua gadis itu menengadah, menatap pemuda nakal yang nangkring di atas sana. "Turun lo!" perintah Joya seraya berkacak pinggang. "Mau apa? Mau cium gue, ya? Idih nakal." Pemuda itu malah membuat Joya semakin kesal. Ocehannya selalu saja ampuh membuat hari-hari gadis itu semakin runyam. "Najis. Mati aja lo, pengecut!" Joya masih kesal, sehingga kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu tidak terkontrol. "Kurang banyak sih, 'kan cuma kempes, nggak sampai penyok." Rutinitas nakalmu berujung terbiasa. Kalo pengen tau terutama Baca selengkapnya ya..... (Di larang mengutip atau menjiplak sebagian/keseluruhan cerita ini tanpa izin)

More details
WpActionLinkContent Guidelines