Be Mine
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2020
Sanae Yamaguchi adalah seorang gadis SMA berumur 16 tahun, ayahnya merupakan pemilik toko kecil yang menjual peralatan olahraga di distrik Shibuya Tokyo, suatu hari Sanae disuruh ayahnya mengantarkan paket sekaligus menyuruh Sanae bertemu dengan pamannya yang tinggal di New york As. " kau sudah gila, dia itu masih kecil mau menyuruhnya sendirian ke Amerika. "bentak ibunya Sanae . " tak apa apa okaa - san , aku bisa ke Amerika sendiri ,ijinkanlah aku. " Sanae pamit pergi menuju ke Amerika . Di Amerika Sanae tersesat dan diserang orang mabuk, lalu tanpa sengaja Sanae bertemu dengan Michelle Nicholaus pemain NBA yang digemari Ayahnya. " kalau kau mau selamat, cepat masuk ." Michelle membunyikan klakson BMW i8 black miliknya. Sanae menuruti untuk masuk ke dalam mobilnya Michelle. " apa apaan ini mengapa aku membiarkan seorang perempuan masuk ke dalam mobilku, tunggu dulu perasaan apa ini dia terlihat manis, lembut menggoda...... HEI mengapa aku jadi tertarik pada seorang WANITA apa ini artinya aku telah kembali normal...... tidak... TIDAK MUNGKIN.... " Batin Michelle. apakah yang terjadi pada nasib Sanae selanjutnya ,Bagaimana dengan perlakuan Michelle padanya selanjutnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menepilah Cinta
  • my little boo
  • SPINE BREAKER (Brothership)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • That's My Girl
  • TAMARA
  • End & Wait  (Revisi)
  • Replaced With Happiness
  • Eonni ✅

Seketika, tubuh Sam terasa sangat ringan, ruhnya seolah-olah melayang perlahan terangkat oleh baling - baling seperti milik doraemon, sejenak meninggalkan jasadnya yang tiba-tiba kaku. Beasiswa? Jepang? Tinggal disana berapa lama? Dengan siapa Nisa nanti disana? Bagaimanakah keamanan di sana? Siapa yang akan menjaganya? Ah, Sam sendiri tidak tahu apa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terlintas di kepalanya. Antara bangga dan khawatir, antara terharu dan sedih bila harus berpisah dari gadis ayu di depannya saat ini. Bukankah Jepang itu negara asing, baik bagi Sam atau Nisa sendiri. Jepang bukan daerah yang bisa ditempuh dengan kereta, mobil, bis, angkot, ojek atau taxi online, bahkan sepeda ontel, yang biasanya Sam naiki saat Ayah Nisa memintanya mengantar buku atau bekal Nisa, apabila ketinggalan, ke sekolah. Jepang itu negeri asing yang berbeda segalanya dengan kehidupan Nisa di sini. Negeri yang tak Sam kenal, terutama masalah keamanannya, makanannya, orang-orangnya. Apakah Nisa akan aman tinggal disana? Makanannya? Amankah sholat di sana? Apakah .... "Pak Sam... Pak Sam... Hellooow,,, Yuhuu" Nisa melambaikan tangannya membuyarkan lamunan Sam. Raut wajah cantiknya berubah menjadi cemas ketika melihat Sam mendadak pucat. Ruh Sam yang sempat terlepas, kembali ke jasadnya semula. "Hm... Jadi bengong gitu. Kenapa? Pak Sam ga seneng ya Nisa ke Jepang?" Tanya Nisa dengan nada sedih. Matanya mendadak sayu, senyumnya hilang. "Oh... Pak Sam seneng kok mbak. Pak Sam malah bangga kalo mbak Nisa bisa ke Jepang" "Alhamdulillah, gitu dong Pak Sam. Setelah ayah dan ibu, Support Pak Sam lah, yang selama ini selalu menyemangati Nisa." Nisa kembali ceria, sumringah menunjukkan senyum lebar. Ah, senyum itu... senyum yang sama yang dimiliki kekasih hatinya. Kekasih hati yang telah terpatri di hati Sam selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines