Dosenku sugar daddy (COMPLETED)

Dosenku sugar daddy (COMPLETED)

  • WpView
    LECTURAS 9,099,630
  • WpVote
    Votos 344,085
  • WpPart
    Partes 48
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, sep 25, 2020
[COMPLETED] Apa kalian tau rasanya mendapat perlakuan istimewa oleh seseorang yang paling disegani di kampus? Nilai bagus yang sudah terjamin, uang jajan tambahan, diperlakukan dengan kasih sayang bahkan punya kendali atas dirinya. Aku mungkin terlalu rakus akan harta karena tidak berkaca dengan rekeningku yang sudah berisi banyak uang oleh orang tuaku, tapi memangnya siapa yang akan menolak tambahan uang hingga dua sampai tiga digit apalagi poin plus lainnya yang membuatku istimewa. Aku tidak menerima ini hanya untuk sebagai sugar babynya, aku mungkin menginginkan hal lebih darinya. Mungkin hubungan serius? Atau menjadi pengendali penuh atas sugar daddyku?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HELIUM ✔️(DITERBITKAN)
  • sugar ft; jaehyun ✓
  • PEKA
  • Sweet Sugar [✔️]
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • Orang Ketiga
  • Sugar Baby ✔ [ SUDAH TERBIT ]
  • Cute Student that I Love
  • Prince Charming Vs Gula Jawa ( TAMAT) ✓
  • Innocent Heart (TAMAT)

Aku baru saja menjadi seorang mahasiswi dan beberapa bulan lagi usiaku baru genap 18 tahun tapi sebelum ulang tahun ku itu secara mengejutkan orang tua ku menjodohkan ku dengan pria yang sudah sangat aku kenal sejak kecil, pria yang usianya 10 tahun lebih tua dariku dan sialnya dia adalah Dosen di kampus ku. - Gwen Louisa Walton. Aku seorang pria lajang yang berusia 28 tahun, kurasa tak ada yang salah dengan usia dan status ku saat ini tapi entah kenapa ini seperti masalah besar bagi orang tuaku hingga mereka menjodohkan ku dengan seorang bocah yang juga merupakan mahasiswi ku di kampus, usianya bahkan belum genap 18 tahun. Dan alasan yang orang tuaku katakan sangat konyol. ‌- Adam Prayata.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido