Melodi Rinai Hujan [Hiatus]

Melodi Rinai Hujan [Hiatus]

  • WpView
    Dibaca 2,693
  • WpVote
    Vote 1,000
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 27, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kehidupan Abel berubah ketika ia bertemu dengan murid pindahan bernama Aldi. Semunya bermula ketika Abel bersimpati kepada Aldi yang ternyata memiliki masalah keluarga. Namun disisi lain ada rahasia besar yang disembunyikan oleh Aldi dari semua orang. Lalu bagaimana kelanjutan kisah mereka? Hai readers! Ini cerita pertama aku di wattpad. Semoga kalian suka dan kalo ada typo langsung ingetin author ya:) *Cerita ini murni hasil pemikiran ku sendiri, no jiplak atau plagiat. Dan buat plagiator, jauh-jauh sana. Tolong hargai karya dan pemikiran orang lain jangan seenaknya nge-jiplak:v Update setiap hari Jumat dan Senin Jangan lupa vote, comment & share Happy reading all:)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#901
hujan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • You and I (sebelumnya: Girls vs Boys)
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Al untuk Ale (TAMAT)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Arsyilazka
  • ALTAR [LENGKAP]
  • Untuk Dua Merpati Hebatku

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan