Story cover for DIA by Karamel_Sarkara
DIA
  • WpView
    Reads 1,081
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 20
  • WpView
    Reads 1,081
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 20
Complete, First published Jan 15, 2020
Ternyata terbaring koma di rumah sakit selama dua tahun tidak menghilangkan perasaanku padanya.

Aku sudah bangun tapi ada satu hal yang membuatku marah.

Marah karena tanpa sepengetahuan ku, aku sudah sah menjadi seorang istri dari seseorang yang tidak pernah aku duga, lalu bagaimana dengan perasaanku padanya?

Ini ceritaku, cerita yang sudah ku anggap berakhir, namun ternyata aku salah. karena hidupku baru berada dikata "prolog" ku harap endingku bahagia.



Start : 17 Januari 2020
End : 24 Desember 2020
(CC) Attribution-ShareAlike
Sign up to add DIA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Dia Suamiku (ENDING) cover
Sun (You're My Medicine) cover
Finally Bersamamu (END)✔️ cover
Cinta Anita (Season 1) cover
❤️KIM MEMORY❤️ 김기억❤️ cover
Book Of Romance cover
Lelaki Pilihan (Selesai) cover
Trial & Error cover
Heart & Vein END cover

Dia Suamiku (ENDING)

35 parts Complete

Highest rank 🏅 #1 accident (21/05/2020) #1 sosweet (21/06/2020) #3 accident (23/05/2020) #10 Romance (08/05/2020) *** "Bersikap yang manis, sekalipun lo gak menginginkan pernikahan ini." Bisikan itu membuat wanita ini menoleh menatap pria yang berdiri di sampingnya. Pria yang saat ini adalah suaminya. "Bisa, kan?" Pria itu menaikkan alisnya sebelah saat menatap gadis yang kini berstatus sebagai istrinya. Wanita itu mendengus kesal. Haruskah ia memperlihat senyum bahagiannya saat ini? Bagaimana bisa, sedangkan ia tidak menginginkan pernikahan ini. Hmm... Bukan pernikahan, tapi pria yang berstatus suaminya itu bukanlah pria yang ia inginkan. Jadi, wajar saja jika ia sulit untuk bersikap manis. Apalagi untuk tersenyum bahagia. Benar! Ini adalah mimpi buruk untuknya. Lalu bagaimana kelanjutannya, apakah pernikahan itu benar-benar nyata terjadi atau hanya mimpi buruk?