Story cover for Kisah Introvert by Jesyanggraini10
Kisah Introvert
  • WpView
    LECTURES 751
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Chapitres 49
  • WpView
    LECTURES 751
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Chapitres 49
En cours d'écriture, Publié initialement janv. 15, 2020
Introvert itu enggak pemalu, hanya saja lebih pendiam dan membicarakan hal-hal yang dirasa penting. Introvert itu katanya aneh, padahal hanya nyentrik dan suka hal-hal yang unik. Mereka bilang introvert itu sombong dan eksklusif, padahal hanya berhati-hati dalam memilih teman dan bersosialisasi.

Menurut teman-teman aku lebih setia mendengarkan. Apalagi di depan orang banyak. Sering kali aku ingin mencoba ikut menceritakan tentang diriku. Tapi rasanya berat sekali untuk bicara, aku punya teman dekat tempat berbagi cerita, hanya saja orangnya itu-itu terus. 

Aku juga beberapa kali mencoba untuk menjadi ekstrovert, tapi nihil. Ini membuatku tidak nyaman dan melelahkan.

Menurutku, aku akan bicara jika itu ku anggap penting, seperti presentasi, mengklarifikasi masalah. Jika hanya sekedar ngobrol dan berbagi cerita, ah rasanya sulit. Aku lebih nyaman menceritakan hidupku di karya tulisanku hehe
Tous Droits Réservés
Table des matières
Inscrivez-vous pour ajouter Kisah Introvert à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Si Introvert, écrit par MawarAswan
32 chapitres Terminé
Hai... Namaku Emily. Aku seorang wanita berusia dua puluh tiga tahun. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Zodiakku Aquarius dan aku seorang introvert. Sejak kecil aku lebih suka menyendiri. Aku tak suka keramaian, terlebih jika banyak orang yang tak ku kenal berada di sekitarku. Bisa di bilang aku cukup pendiam, namun jika aku sudah bertemu dengan teman yang akrab, maka aku akan lebih banyak bicara. Saat aku kecil, aku kira aku hanya seorang yang sangat pemalu hingga menjauhi berbagai macam hal yang berhubungan dengan interaksi sosial. Saat duduk di Sekolah Dasar, dalam satu kelas aku hanya mempunyai dua orang teman dari tiga puluh orang siswa. Aku hanya bicara dengan yang lain saat ada hal penting yang menyangkut pelajaran, selebihnya aku hanya mengobrol dengan dua orang temanku. Hingga akhirnya aku beranjak dewasa aku mengerti bahwa aku bukanlah orang yang pemalu. Tapi aku adalah seorang introvert. Introvert adalah jenis kepribadian di mana seseorang lebih senang memiliki teman lebih sedikit namun berkualitas. Entah apakah karena aku terlalu introvert atau mungkin aku sudah hampir 'gila', sesuatu yang aneh terjadi dalam kehidupanku. Tiba - tiba saja aku memiliki seorang teman yang hanya aku yang bisa melihatnya. Siapa dia sebenarnya? Apakah dia hantu? Atau arwah gentayangan? Sepertinya bukan, karena aku bukan anak indigo. Mungkinkah dia hanya sebuah khayalanku? Entahlah, yang pasti aku merasa beruntung bisa bertemu dengannya.
MELODI KEHENINGAN, écrit par LesnyBrGirsang
11 chapitres Terminé
Introvert adalah istilah yang digunakan dalam psikologi untuk menggambarkan seseorang yang cenderung lebih suka menghabiskan waktu sendiri atau dalam kelompok kecil, dibandingkan dengan berinteraksi dengan banyak orang atau berada dalam situasi sosial yang sangat aktif. Sifat introvert sering diidentifikasi dengan ciri-ciri berikut: Energi yang Dipulihkan dari Dalam: Introvert mendapatkan energi dari waktu yang dihabiskan sendirian atau dalam kelompok kecil, sementara situasi sosial yang intens dapat membuat mereka merasa lelah atau terkuras energinya. Reflektif dan Pemikiran Dalam: Orang introvert cenderung lebih suka merenung dan memikirkan hal-hal secara mendalam. Mereka mungkin menyukai waktu untuk merenung dan memproses pikiran mereka. Pilih-pilih dalam Hubungan Sosial: Meskipun mereka dapat memiliki hubungan sosial yang mendalam, introvert cenderung lebih memilih hubungan yang berkualitas daripada banyaknya teman. Mereka mungkin memiliki beberapa teman dekat daripada banyak teman yang tidak begitu dekat. Kesulitan dalam Sosialisasi Besar-besaran: Situasi sosial yang ramai dan intens dapat membuat introvert merasa tidak nyaman atau lelah. Mereka cenderung lebih memilih pertemuan kecil atau acara yang lebih tenang. Fokus pada Kedalaman Daripada Kepanjang: Introvert cenderung fokus pada kedalaman hubungan dan pemahaman yang mendalam, bukan hanya sekadar mengisi waktu dengan interaksi sosial yang banyak. Kemampuan Analisis dan Observasi yang Tinggi: Kecenderungan untuk merenung dan memproses informasi secara mendalam dapat memberikan introvert keunggulan dalam kemampuan analisis dan observasi, dan ada juga manfaat sebagai seorang introvert. Berikut adalah manfaatnya : Pemikiran Mendalam Kreativitas Kemandirian Keterampilan Observasi yang Kuat Konsentrasi Tinggi Analisis yang Baik Hubungan Satu lawan Satu yang Dalam Toleransi Terhadap Kesunyian
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Si Introvert cover
MELODI KEHENINGAN cover
[END] Love Delusion cover
Allo cover
chiki balls favorit cover
fvck u, goodluck. cover
Double Trouble: Kacau, Tapi Romantis cover
Isi Kepala cover
Hate Leads to Love cover

Si Introvert

32 chapitres Terminé

Hai... Namaku Emily. Aku seorang wanita berusia dua puluh tiga tahun. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Zodiakku Aquarius dan aku seorang introvert. Sejak kecil aku lebih suka menyendiri. Aku tak suka keramaian, terlebih jika banyak orang yang tak ku kenal berada di sekitarku. Bisa di bilang aku cukup pendiam, namun jika aku sudah bertemu dengan teman yang akrab, maka aku akan lebih banyak bicara. Saat aku kecil, aku kira aku hanya seorang yang sangat pemalu hingga menjauhi berbagai macam hal yang berhubungan dengan interaksi sosial. Saat duduk di Sekolah Dasar, dalam satu kelas aku hanya mempunyai dua orang teman dari tiga puluh orang siswa. Aku hanya bicara dengan yang lain saat ada hal penting yang menyangkut pelajaran, selebihnya aku hanya mengobrol dengan dua orang temanku. Hingga akhirnya aku beranjak dewasa aku mengerti bahwa aku bukanlah orang yang pemalu. Tapi aku adalah seorang introvert. Introvert adalah jenis kepribadian di mana seseorang lebih senang memiliki teman lebih sedikit namun berkualitas. Entah apakah karena aku terlalu introvert atau mungkin aku sudah hampir 'gila', sesuatu yang aneh terjadi dalam kehidupanku. Tiba - tiba saja aku memiliki seorang teman yang hanya aku yang bisa melihatnya. Siapa dia sebenarnya? Apakah dia hantu? Atau arwah gentayangan? Sepertinya bukan, karena aku bukan anak indigo. Mungkinkah dia hanya sebuah khayalanku? Entahlah, yang pasti aku merasa beruntung bisa bertemu dengannya.