me with glasses

me with glasses

  • WpView
    Reads 1,035
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2020
aku akan tidak menjelaskan mataku dengan kacamata, ini tentang aku dan kacamataku. semenjak pindah ke negara ini, mataku yang tidak ada masalah apapun menemukan kacamatanya. kacamata yang membuatku sadar bahwa patah hati luar biasa dari masa laluku adalah syarat untuk mendapatkan kacamata terbaikku. kacamata ini yang membuatku juga sadar bahwa aku pantas diperlakukan seperti anak kecil dan tuan putri, bahwa aku pantas mendapat perlakuan semanis dan sebaik ini. bagaimana kacamataku memperhatikan hal sederhana dan kecil dariku. bagaimana kacamataku mengenalkan bahwa cinta tidak hanya sekedar suka. bagaimana kacamataku menjawab pertanyaan-pertanyaan aneh dari pikiranku. bagaimana kacamataku mengajari hal-hal yang aku tidak tahu tanpa membuatku merasa bodoh. bagaimana kacamataku memberitahuku bahwa aku pantas dicintai sebesar ini. inilah kacamataku, pria berkacamataku. * * * * * * * * * * * * * * * * * * aku dan kacamataku, marklee.
All Rights Reserved
#1
kirei
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • My Diary
  • Because I'm Stupid (End)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • My Quuen is Bad Gril
  • Eonni ✅
  • PRINCE PSYCHO | NA JAEMIN ✅
  • When Love is Breaking
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • We Found Another Love [Completed]

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines