Memilih Langkah

Memilih Langkah

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 16, 2020
Kata orang, cinta itu takdir. Kepada ia tertuju, kita tidak bisa memilih. Begitupun menikah, dengan siapa kita mengarungi bahtera, sudah ditentukan. Hingga ada yang mengatakan bahwa dua orang yang saling mencintai menikah adalah suatu keberuntungan. Lalu bagaimana dengan Aina? Menikahi pria yang sudah membersamainya 10 tahun ini, yang ia cintai dan mencintainya, tapi kata cerai terus terngiang di kepalanya? Ia bahagia, tapi ia ingin bercerai
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UTOPIS || Anthony Ginting
  • Sarang Heyo Korea Lovers
  • Tak Sengaja Jodoh
  • maybe in Another life
  • Narasi patah hati
  • Asmara Jingga (Tamat)
  • Angel To Raya (END)
  • Biarkan Nabila Tersenyum
  • Faith
  • My Bad Girl #BadSeries✔

Memintamu untuk mencintaiku, mungkin hanya khayalan ku saja. Kenyataan kau tak akan pernah menerima hadirku Sama halnya dengan gemerlap bintang Sama pula dengan semburat warna pelangi Segala ciptaan yang indah Mungkin hanya diciptakan untuk ku pandang Dan bukan ku miliki Bagaimana rasanya jika kalian menikah dengan orang yang kalian idolakan ? Bagaimana rasanya tiap kau terbangun di pagi hari, kau akan dihadapkan dengan mata indah milik suamimu yang sejak dulu kau kagumi ? Pasti menyenangkan, kau bahkan nyaris tak pernah memimpikannya apalagi mengharapkan jadi Nyata. Percayalah kehidupan bahagia itu hanya utopis atau biasa kalian katakan sebagai khayalan. Pria yang selalu ku dambakan menjadi pendampingku yang akan gantikan ayah untuk menjagaku, nyatanya justru menghancurkan semua mimpiku perihal pernikahan. Setiap hari ku kini seolah menjadi tabungan derita dan air mata. Dia tak pernah mencintaiku, dia tak pernah mengharapkan aku, bahkan dia dengan tega membiarkan calon buah hatinya yang nyaris saja mati. Penderitaan itu kian bertambah dengan hadirnya seorang pria yang mengaku sebagai sahabat baik suamiku, dia baik, dia sangat baik. Tapi kehadirannya Justru menambah luka yang parah bagiku. Dia suamiku Anthony Ginting menuduhku dengan tuduhan yang bahkan tak pernah aku lakukan. Mampukah aku menjalani semua ini kedepannya ? Sanggupkah aku bertahan dengan pernikahan tanpa bahagia ini ? Apapun itu biarkan sang waktu yang menjawab

More details
WpActionLinkContent Guidelines