Story cover for LoVa (ON GOING) by NovaLoTa
LoVa (ON GOING)
  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 23
  • WpHistory
    Time 1h 56m
  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 23
  • WpHistory
    Time 1h 56m
Ongoing, First published Jan 16, 2020
Mature
(mature content 21+)



SO...Puhleeesee buat yang belum cukup umur bijak lah dalam membaca...



Lova tidak  pernah menyangka hidupnya sukses jungkir balik karena kehadiran laki-laki itu.  Laki-laki bermata coklat keemasan yang dengan senyumannya saja dapat membuat wanita-wanita diluar sana melemparkan diri keatas ranjangnya dengan sukarela. Cinta Pertama, Pengalaman Pertama, Keajaiban Pertama dari Tuhan untuknya.

Akankah semua yang pertama itu sanggup bertahan dalam indahnya cinta? ataukah justru akan menjadi pahit getir yang tak dapat diungkap bahkan untuk melindungi hatinya dari keterpurukan?
All Rights Reserved
Sign up to add LoVa (ON GOING) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Jangan Berpaling Dariku cover
What's Left Unsaid cover
VIENNA cover
GALEN cover
My Love in Air cover
Better Than First cover
Selagi Bernama Kita cover
Tania cover
ADA SENJA DI TULUNGAGUNG (MILA) cover
Shinjitsu No Koi cover

Jangan Berpaling Dariku

1 part Complete

Berkahwin dengan lelaki yang dia cinta merupakan impian dalam hidup Aina. Bahagia... itu yang dia mahu bersama Benjamin. " Sampah apa yang kau bagi pada aku ni?" kasar suara Benjamin menyoal. Aina mengambil dokumen yang dilemparkan Benjamin di atas meja lalu dia membelek sekali lagi. Rasanya tiada kesilapan yang dia lakukan kerana dia telah menyemak berkali-kali sebelum menghantarnya kepada Benjamin. " Erk... ini kan dokumen yang Encik Benjamin suruh saya buat." Aina membalas perlahan. Dan dia rasa ingin menampar mulut sendiri kerana menjawab. " Ini bukan dokumen yang aku suruh kau buat tapi ini sampah! Benda macam ni patut masuk dalam tong sampah, bukan kat atas meja aku!" Benjamin membentak kuat. Namun hidupnya seakan tercampak ke dalam lembah kedukaan bila Benjamin sering menolaknya jauh dari sisi. Bertahan atau mengalah... apa yang harus dia lakukan? Dibenci suami sendiri, sanggupkah Aina bertahan di sisi Benjamin?