TAKDIR
  • WpView
    Reads 346
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2020
Tak pernah terbayangkan sebelumnya untuk gadis remaja seperti Lilya terjebak dan harus memilih antara Pendidikan atau Pernikahan. Pilihan ini bukanlah paksaan namun mengapa begitu berat ..? 2 pilihan yang memiliki konsekuensi masing-masing. Mempertimbangkan baik buruknya suatu keputusan, semua ditangan Lilya. Ya , cukup berat memang. Tapi, bisakah rasa Egois mengalahkan rasa Sayang yang muncul secara tiba-tiba? "Saya akan menunggumu 1 tahun dari sekarang. Ketika kamu Lulus. Saya akan menikahi mu" Ini bukanlah sebuah lamaran romantis lebih tepatnya Perintah mutlak dari Pria egois. "Maaf pak, Jika saya menolak...?" "Saya akan membuat mu menerima Saya sebagai Imam dalam hidupmu" Belum sempat Lilya menyelesaikan pertanyaannya. Lagi perkataan pria ini hanya membuat bibir Lilya terkunci rapat tanpa bantahan.
All Rights Reserved
#971
pkl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketukan Takdir
  • GAME [END & PROSES REVISI]
  • AKSARA ( ON GOING )
  • Neyralgis||On Going
  • Kami yang Berdosa
  • Strong Girl Michella (END)
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • CINTA BEDA KARAKTER
  • ajinanta (ON GOING)
  • EMERAL (TELAH TERBIT)

(SEBELUM BACA ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW TERLEBIH DAHULU) "Kesalahan terbesarku adalah pernah menjaga jodoh orang lain." Lily pernah percaya bahwa ia telah menemukan takdirnya. Bertahun-tahun ia mencintai, menjaga, dan memperjuangkan seseorang yang ternyata bukan untuknya. Ketika cinta yang ia pelihara sepenuh hati berakhir dengan pengkhianatan, Lily hanya bisa menggenggam sisa-sisa luka yang ditinggalkan. Dalam kehancurannya, Lily belajar menyerah... kepada takdir, kepada kehendak Tuhan. Ia tak lagi mencari, hanya berusaha sembuh-dengan doa dan jarak dari cinta. Hatinya kini dikelilingi tembok yang ia bangun sendiri, demi melindungi diri dari rasa kecewa yang sama. Namun takdir punya rencana lain. Di usia 24 tahun, di tengah kesibukan koas yang ia kerjakan sebagai mahasiswa kedokteran, hadir seorang pria yang tak hanya datang... tapi bertahan. Tulus, sabar, dan tak mudah menyerah. Ia tak menuntut balasan, hanya berharap diberi kesempatan. Apakah ini cinta baru yang tulus dari Tuhan? Atau justru ujian lain yang akan kembali membuatnya patah? ⚠️Disclaimer dilarang kelas mengcopy paste atau plagiat karna itu tidak boleh dan ada hukumnya⚠️ Cuss yuk dibacaaa. ☺️☺️☺️

More details
WpActionLinkContent Guidelines