Di balik Cadar Sang Putri (Terbit)

Di balik Cadar Sang Putri (Terbit)

  • WpView
    Reads 1,796
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ya Allah, hari itu, aku benar-benar merasa bersalah. Apakah aku termaksud anak durhaka?, padahal aku tidak pernah melakukan hal ini sebelumnya. Tapi, kejadian ini bukan berarti membuatku harus melepaskan cadar. Ustadza Azzahra Qhumairoh Khanza memang pernah menjelaskan hukum cadar kepadaku. Beliau bahkan memperlihatkanku buku karangan Syeikh Taqiyuddin An-Nabani tentang An-Nizham Al-Ijtima'I fi Al-Islam yang berarti Sistem Pergaulan Dalam Islam diterjemahkan Oleh M. Nashir dkk. buku tersebut menjelaskan bahwa hukum cadar adalah Mubah (boleh). Aku juga membacanya dimulai pada halaman 85 yang judulnya Wanita Muslimah Tidak Wajib Menutup Wajahnya. Aku sangat paham dengan penjelasan Syeikh Taqiyuddin An-Nabani. Aku mengikuti pendapat yang paling kuat yaitu Mubah. Akan tetapi, sebelum aku bertemu dengan Ustadza Azza. Aku sudah bercadar terlebih dahulu di tambah lagi orangtuaku menyetujuinya. Makanya, aku pakai hingga sekarang. Tapi, setelah kejadian ini. Aku jadi bimbang. Apakah aku harus melepaskannya, atau tidak. -- Rasulullah Saw: "Sesungguhnya Allah Azza wajalla jika mencintai suatu kaum, maka Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Barangsiapa yang sabar, maka dia berhak mendapatkan (pahala) kesabarannya. Dan barangsiapa marah, maka dia pun berhak mendapatkan (dosa) kemarahannya." (Telah dikeluarkan oleh Ahmad melalui jalur Mahmud bin Labid) 🌺🌺 Yuukkk kepoin ceritanya😊😊 Dilarang Plagiat! Allah maha melihat Sertakan sumber jika ingin mengutip Penulis: Hermida Idris Utamakan sholat dan Membaca Alquran
All Rights Reserved
#59
jannah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Mengejar Cinta Ustadz (TAMAT)
  • My Heart is Calling You✓
  • Satuan Takdir
  • Assalamu'alaikum Lauhul Mahfudz
  • Tasawuf Cinta
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]
  • SEGITIGA CINTA

Cinta diam-diam Naira tersimpan rapi bertahun-tahun kepada Wildan yang hatinya telah tertambat pada gadis lain. Naira harus menahan rasa sakit saat mendengar Wildan selalu menceritakan gadis yang ia cinta di hadapan Naira. Cinta diam-diamnya begitu berat lagi, ketika Wildan memutuskan akan menikahi gadis lain. Namun sebuah takdir mempersatukan Wildan dan Naira dalam satu ikatan pernikahan yang tak terduga. Naira percaya bahwa cinta yang selalu melibatkan Allah tidak akan pernah membuat kecewa hamba-Nya. Hanya doa dan keyakinan yang selalu menguatkan dirinya di kala hati mulai rapuh karena cinta yang sepihak. Naira percaya bahwa kesabaran, keikhlasan dan ketulusan cinta suci akan berakhir pada suatu kebahagiaan yang sudah direncanakan oleh-Nya. Karena perkara mudah bagi Allah untuk menjodohkan hamba-Nya. " Cerita Dear Allah benar-benar menginspirasi sampai memotivasi, alurnya dikemas rapih oleh penulis membuat siapa saja yang membacanya jatuh cinta. " -Poppyta Ayu (Penulis Auratmu Harga dirimu) " Gak tau mau bilang apa pokoknya selesai baca ini mata sembap banget. Bikin perasaan campur aduk tapi tetap suka walaupun diakhir harus berlinang air mata" - Imheyra (Penulis With You) "Cerita ini bikin campur aduk, ibaratnya naik roll coaster, gila! Bikin nangis dan baper secara bersamaan." -Reader "Demi apa baru part satu udah jatuh cinta sama sosok Wildan." -Shineeminka (Penulis Aliandra) "Sosok Naira yang mencintai dengan kesabaran dan keikhlasan membuatku terinspirasi untuk menjadi sepertinya. Terima kasih kak, ceritanya membuatku ingin berhijrah." Reader. Follow IG penulis : dianafebi_

More details
WpActionLinkContent Guidelines