DAVID X ALEXA [Terbit Di Guepedia]

DAVID X ALEXA [Terbit Di Guepedia]

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 21, 2020
Apakah kamu percaya tentang cinta sejati yang akan bertemu walaupun berjuta rintangan dan cobaan yang terus berusaha menghalangi? Aku percaya. Bukan tentang alasan kamu, tapi memang semesta mempunyai berjuta cara untuk kembali mempertemukan insan yang telah ditakdirkan untuk bersama. Begitulah perlakuan semesta kepada kita. Disaat jarak yang terasa dekat, rasanya arah antara aku dan kamu seolah membentang sangat jauh. Dari mu aku belajar bahwa hidup akan selalu dipenuhi dengan orang-orang baru. Tapi kembali lagi, tentang bagaimana kita yang akan menanggapi seseorang itu. Entah mempersilakan nya dengan baik, atau bahkan hanya mengatakan hallo. Kembali lagi, itu adalah hak bagaimana sang tuan mempersilakan tamu nya. Aku, menjadi paham. Bahwa pengorbanan pun akan datang ketika kita mau merelakan orang yang kita cintai harus bahagia. -David Fernandes.
All Rights Reserved
#178
terbit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Next Day
  • couple till jannah
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Mahligai Cinta [END]✓

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines