Story cover for January by rainshen
January
  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jan 16, 2020
Mature
"Apakah kamu tidak mengerti dengan apa yang telah terjadi ? kita benar-benar tidak memiliki peluang untuk melangkah lagi, Hunter." Ratapan keputusasaan yang telah menyimpan penantian tiada ujung dengan penuh kesabaran membuat relung hati dan jiwa kedua manusia bertaut itu terluka begitu dalam.

"Berhentilah menyalahkan hasil dari keadaan yang tidak bisa kita ukir, Rhoswen". Pelukan hangat kian menenangkan yang telah melingkar di pinggang sang kekasih dengan tatapannya yang yakin akan selalu menyejukkan bagaikan hamparan langit malam yang menghampakan. "Aku akan selalu berada disisimu Rhoswen meskipun dengan apapun yang terjadi, bagaimanapun keadaannya dan sesulit rintangannya di masa depan."
All Rights Reserved
Sign up to add January to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Second Chance (Short Story) GxG by secondlives
8 parts Complete Mature
Boro-boro kisah percintaan sesama jenis berjalan mulus. Vanesa saja menahan rasa sakit mati-matian karena cintanya tertolak. Ditambah yang menolaknya adalah Tyas. Oh tidak mungkin, sudah jatuh, tertimpa tangga pula namanya. Tyas yang sering mempermainkan laki-laki itu, yang sering mabuk bolak-balik club, yang sering berciuman dengan siapapun asalkan dia laki-laki, yang sudah dicicipi oleh semua laki-laki yang ia kenal. "Lo bisa cari gue kalo lo kesepian, ga harus main sama temen-temen toxic lo itu. Berubah, Tyas. Jangan malah makin rusak" tegas Vanesa, dirinya yang selalu lembut pun harus tegas kali ini, menatap Tyas dengan serius "Berubah apa yang lo maksud?! Perasaan cinta lo ke gue bisa ga lo rubah?! Kalo bisa, detik ini juga gue berubah!" Tyas melotot marah, tatapannya lebih panas daripada api biru Sayangnya Vanesa sudah cinta mati, bukan obsesi ya. Hanya saja susah move on dari cewek gila, ya mau tidak mau Vanesa harus merasakan gila juga. Tapi sampai pada batasnya, kesempatan untuk mendekati Tyas dan merubah sifatnya pun sudah habis, bagi Vanesa itu adalah akhir. Dimana dirinya pun menyerah. "Kalo lo keluar dari ruangan ini, jangan harap buat gue berubah. Dan kalo lo pergi ninggalin gue saat ini, semua tentang kita ga ada!" Tyas teriak dengan tegas Vanesa hanya meliriknya, lalu detik berikutnya Vanesa beranjak melangkah keluar dari ruangan itu. Tidak sedikitpun berhenti atau menoleh pada Tyas. Vanesa benar-benar pergi. Eh tunggu dulu, itu sih kesempatan milik Vanesa yang sudah habis, lalu apa kabar dengan kesempatan milik Tyas? "Apa masih bisa buat gue minta kesempatan kedua dari lo?" ucap Tyas pada Vanesa dengan lirih Cr. Pictures from Pinterest. ⚠️ gxg or girl love girl or wlw ⚠️ don't copy this story!
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Ongoing Mature
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
You may also like
Slide 1 of 8
Second Chance (Short Story) GxG cover
Traces in the Light  cover
Till I Meet You cover
The Downfalls ft. Shin Ryujin cover
[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️ cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI] cover
The Second Chance cover

Second Chance (Short Story) GxG

8 parts Complete Mature

Boro-boro kisah percintaan sesama jenis berjalan mulus. Vanesa saja menahan rasa sakit mati-matian karena cintanya tertolak. Ditambah yang menolaknya adalah Tyas. Oh tidak mungkin, sudah jatuh, tertimpa tangga pula namanya. Tyas yang sering mempermainkan laki-laki itu, yang sering mabuk bolak-balik club, yang sering berciuman dengan siapapun asalkan dia laki-laki, yang sudah dicicipi oleh semua laki-laki yang ia kenal. "Lo bisa cari gue kalo lo kesepian, ga harus main sama temen-temen toxic lo itu. Berubah, Tyas. Jangan malah makin rusak" tegas Vanesa, dirinya yang selalu lembut pun harus tegas kali ini, menatap Tyas dengan serius "Berubah apa yang lo maksud?! Perasaan cinta lo ke gue bisa ga lo rubah?! Kalo bisa, detik ini juga gue berubah!" Tyas melotot marah, tatapannya lebih panas daripada api biru Sayangnya Vanesa sudah cinta mati, bukan obsesi ya. Hanya saja susah move on dari cewek gila, ya mau tidak mau Vanesa harus merasakan gila juga. Tapi sampai pada batasnya, kesempatan untuk mendekati Tyas dan merubah sifatnya pun sudah habis, bagi Vanesa itu adalah akhir. Dimana dirinya pun menyerah. "Kalo lo keluar dari ruangan ini, jangan harap buat gue berubah. Dan kalo lo pergi ninggalin gue saat ini, semua tentang kita ga ada!" Tyas teriak dengan tegas Vanesa hanya meliriknya, lalu detik berikutnya Vanesa beranjak melangkah keluar dari ruangan itu. Tidak sedikitpun berhenti atau menoleh pada Tyas. Vanesa benar-benar pergi. Eh tunggu dulu, itu sih kesempatan milik Vanesa yang sudah habis, lalu apa kabar dengan kesempatan milik Tyas? "Apa masih bisa buat gue minta kesempatan kedua dari lo?" ucap Tyas pada Vanesa dengan lirih Cr. Pictures from Pinterest. ⚠️ gxg or girl love girl or wlw ⚠️ don't copy this story!