ALASAN AKU MEMILIHMU

ALASAN AKU MEMILIHMU

  • WpView
    Reads 22,476
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 26, 2021
Setelah kepulanganku dari Amerika, banyak orang yang bilang bahwa aku berubah. Aku sejak dulu memang sudah pendiam, kini menjadi lebih pendiam dan dingin. Hingga aku bertemu seorang wanita yang berhasil membuat hidupku lebih berekspresi, dia yang membuatku menjadi lebih terbuka pada apa yang aku rasakan. Dia membuatku terjebak pada keadaan bernama 'cinta pandangan pertama' yang sebelumnya tidak pernah kupercayai keberadaannya. Kupikir, dia adalah tulang rusuk yang selama ini kucari. Namun ternyata itu semua salah, dia sudah lebih dulu menjadi belahan jiwa orang lain. Dia adalah Haneen Azera Alhasan. -Razkan Alif Alhisyam- Sebenarnya aku tidak percaya bahwa aku akan jatuh cinta kepada sahabatku sendiri. Sahabat yang sudah menemaniku sejak kecil. Berkat kehendak dari Allah, pria yang kucintai itu melamarku. Pria bernama Hafidz Alvino Syabani itu benar-benar akan menjadi suamiku. Sampai sesuatu hal besar terjadi pada kami yang mengharuskan kami membatalkan pernikahan, dan menimbulkan trauma besar dalam hidupku. Hingga lelaki bernama Razkan Alif Alhisyam hadir dalam hidupku, dan berhasil menutup luka lamaku. -Haneen Azera Alhasan-
All Rights Reserved
#2
dearallah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rohis Love Location #WATTYS2019
  • Al N' Ray
  • Ishq Habibi [SEGERA TERBIT]
  • Because I Love You [SELESAI]
  • Cinta Setelah Akad {REVISI}
  • The Girl Who Made Me Sujud
  • Persimpangan Jalan (END)
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • Sang Pelindung Hati

Pria itu tampak tersenyum tipis. "Aku tidak tahu, tapi aku sungguh tidak menyukai itu. Aku dekat denganmu hanya sebatas karena rekan kerja saja, sama seperti aku dengan Aara. Bahkan aku rasa aku lebih dekat dengan Aara. Tapi apapun alasan mereka mengatakan aku mempunyai hubungan denganmu, aku sangat berharap kalau kamu mempunyai pikiran sesuai apa yang aku harapkan. " Dia menarik napasnya panjang lalu membuangnya. "Aku harap kamu juga seperti aku. Aku menganggapmu sebagai rekan kerjaku, dan kamu pun begitu, menganggapku hanya sebagai rekan kerjamu. Jangan merasakan apapun padaku melebihi batas itu. Aku harap, kita tidak terjebak dalam rasa yang tidak seharusnya timbul, Nafsiyah." Karena cinta tak selamanya berwarna merah jambu. Adakalanya kita harus merasakan pahit dan kelamnya warna kelabu. Tapi nikmati saja, luka yang seolah tak berujung ini bisa jadi akan aku rindukan suatu saat nanti. Karena pada saat itu, setidaknya aku masih bisa bersamamu. Ilyasa Khalifatul Kahfi

More details
WpActionLinkContent Guidelines