Why I Find You

Why I Find You

  • WpView
    Reads 4,857
  • WpVote
    Votes 1,933
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Saat pertama kali melihat mu tak sedikit pun terbesit di benak ku untuk mencintai mu. Tak sedikit pun ku berpikir untuk menjaga mu. Tak sedikit pun ku merasa kaulah takdir ku. Maka apakah sebenarnya tujuan tuhan mempertemukan ku dengan mu. Gadis yang tak ku kenal yang menyelinap masuk dalam kehidupan ku. Mia diandra putri. Gadis cantik yang paling tangguh yang pernah ku kenal. Gadis cantik terjenius yang menyembunyikan rahasia kehidupan nya. Dan rahasia itulah yang menjadi alasan tuhan mempertemukan kita. Plagiat gk usah liat !!!! Karena plagiator nyusahin author!!! #fauziah nurcahyani#
All Rights Reserved
#6
terduga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alleina (End)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Bukan Antagonis [END]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Giona: Second Lead My Husband
  • Andira [End]
  • Aiserana: Transmigrate To Villain Figures
  • Dear, diary
  • YEON ^26^
  • Exchange Souls With Villains

Alleina. Cerita ini hanya susunan kalimat yang mengisahkan seseorang dengan kepribadiannya yang tertutup dengan lingkungan sekitar. Tidak begitu spesial. Hanya seorang perempuan yang kesepian, enggan berteman dengan kebahagiaan. Ah ralat, Dienggankan. Feyna, satu nama yang mampu menjelaskan tokoh dalam sandiwara ini. Katanya, Dunia seakan mengasingkannya. Takdir seakan menyuruhnya berteman dengan nasibnya. Tunggu, takdir dan nasib berbeda bukan? Takdir, tidak ada keramaian dalam hidupnya. Nasib, kesepian selalu bersama dengannya. Lalu, apakah Bahagia termasuk kedalam Impian? Jika iya, baiklah. Mungkin Feyna akan mengimpikan kebahagiaan itu. Semoga saja takdir dan nasibnya juga berubah. Tidak selamanya juga tak apa. Silahkan baca cerita yang lahir dari karangan otakku ini. Tidak memaksa. Karena jika kau tak suka, jangan salahkan aku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines