WEIRD LOVE

WEIRD LOVE

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Brukkkkk....... . . . . . "Woy jalan liat - liat dong! Lo punya mata gak anjg? " Bentaknya pada gadis yang terjatuh di hadapannya. "Sorry ga sengaja. Gue buru-buru" jawab gadis itu Dengan nada datar Saat Rangga mengangkat dagu gadis itu, manik mereka bertemu. Rangga terus menatapnya hingga ia terkejut dengan seruan temannya dan seketika terbangun dari lamunannya. " Woi sembarangan aja Lo. Lo tau gak dia siapa?" Bentak Gilang pada gadis itu " G! Emang siapa?! " Sahutnya "Wah parah Lo! Lo itu lagi berhadapan sama ..." Gilang menghentikan kata - katanya atas isyarat yang diberikan Rangga " Argh banyak omong Lo! Udh ya gue buru - buru!". Bentak gadis itu membuat semua orang yang menyaksikan hal itu terkejut gadis itu lalu berlari ke arah lorong, tiba - tiba ia berbalik dan tersenyum manis pada Rangga dkk "omaygat meleleh aing!!! Gelis bangeut etdah" cibir putra "Gila Lo ya?!" Bentak Gilang Semua orang yang berada di sana terkejut dengan kejadian yang mereka saksikan. Tapi tak seorangpun yang berani bicara. Well you know... Mereka semua takutlah secara siapa sih yg berani nantang Rangga si Ketua geng Tengkorak. Tak peduli dengan sekitarnya, Rangga yang saking terpesonanya dengan gadis tadi hingga tak bisa memalingkan wajahnya. Tapi tiba-tiba lamunannya terbuyar oleh seruan temannya " Woi ga, Lo kenapa? Kok senyum - senyum gtu?" Tanya putra keheranan Setelah ucapan yang keluar dari bibirnya ia sontak mendapat tatapan tajam dari sahabatnya yang lain. " Lo semua kok ngeliatin aing? Emang aing ada salah apa sich sama Lo pada hah?" Tanyanya dengan bahasa alay nya. " Lo plin-plan banget dasar BEGO!!" bentak satria " Ish apasi? Sewot banget Lo!" Bentak putra Sambil meledek satria yg tengah menahan emosinya. "Eh ga jawab aing dong" sambungnya sambil mengguncang lengan rangga " Hah? Gue gapapa ..." Putra semakin bingung dengan ucapan rangga dan lalu... " Unik banget " lanjut Rangga sambil tercengir "Hah unik" jawab sahabat nya serentak
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • RUNAWAY
  • D O M I N A N || RUPHA
  • [✅] Pernikahan Kontrak | Bakugou Katsuki x Readers | Adult AU
  • GILANG ABRAHAM
  • Baby Boy [FemDom]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • SARAGA
  • ARTAN
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines