Beautiful Pain

Beautiful Pain

  • WpView
    LECTURES 1,200,909
  • WpVote
    Votes 183,729
  • WpPart
    Chapitres 54
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., janv. 10, 2024
Kematian ibunya menyisakan luka yang teramat dalam bagi Rafel. Keluarganya yang dulu begitu hangat, berubah menjadi dingin dan luluh lantak dalam sekejap mata. Setelah tahun-tahun kelam yang dilewati, pembunuh asli dari kebakaran yang menewaskan ibunya akhirnya terungkap. Seorang Gadis Belia-keponakan dari penjaga Villa-nya lah tersangka sebenarnya. Kecuali kemarahan yang menggelegak, tidak ada rasa apa pun yang ia temukan ketika melihat sepasang mata bulat itu menatap horor ke arahnya. Sungguh, ia bersumpah akan menghancurkan hidupnya, persis seperti yang telah dilakukan gadis kecil itu pada keluarganya. "Selama napas masih tersangkut di tenggorokanmu, maka selamanya kamu hanya boleh dihancurkan olehku. Hingga tidak bersisa. Hingga kamu berpikir, bahwa kematian adalah hadiah teristimewa. Aku akan mengenalkan, apa itu rasa sakit sebenarnya." -Rafel Erden Hardyantara Posted 21/02/2021
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ARISE
  • It's So Hurtful [END]
  • 04:Love Struggle✔
  • Jiwa yang Terluka {On Going}
  • Gefahrlich [Selesai]
  • LDR CINTA BEDA AGAMA
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • I'm Keysa
  • ARUMILA
ARISE

COMPLETED - SPIN OFF OF VILLAINESS' REVENGE Kekuatan besar tidak selamanya mendatangkan kebaikkan. Ya, itulah yang dirasakan oleh Kenice Azalea Vorxon. Karena tidak sengaja melanggar larangan pamannya, Ansel, Alea harus menderita karena tidak mampu mengendalikan kekuatannya. Alea berubah menjadi monster sesungguhnya. Semua itu, karena sang kekasih yang ternyata selama ini tidak pernah mencintainya. Melainkan memperdaya Alea untuk mengambil darahnya. >>//<< "apa racun itu beneran bisa ngebunuh gue?" tanya Alea dengan nada rendah yang seram. Kahliya tersenyum remeh masih dengan wajah berkeringat dinginnya, "heh iya lah, gue ngehabisin waktu berbulan-bulan buat nyiptain racun ini dari darah lo sendiri" ucapnya bangga. Alea menaikkan sebelah alisnya, "oke" jawabnya enteng. Crash Kahliya mati dengan kepala yang terpisah dari tubuhnya hanya dengan satu kali tebasan. "awas aja kalo gue gak mati" ucap Alea seraya mengambil belati terbalut racun itu. "mama... Papa... Maafin Alea" JLEB <<//>> "hm badannya gak panas, nafasnya juga normal" Nafas?! Aku bernafas?! Seketika mataku berkedip terbuka, mendapati ayahku yang tengah menatapku lega. "pagi princess" ucapnya tersenyum lebar. Aku tertegun, "p-papa?" eh? Kenapa suaraku seperti anak kecil?! Tanganku terangkat hendak menyentuh wajah ayahku. Lho, tanganku juga kecil?! "Alea kamu kenapa?" tanya ayahku bingung. Aku mewajarkan sih, karena selama ini aku selalu bersikap dingin sedari kecil. Wajar jika dia terkejut dengan sikap anehku ini. Ya, siapa yang tidak akan bersikap aneh jika hidup kembali dari mati? Dan yang lebih aneh lagi, aku menjadi anak kecil. Tunggu, jangan-jangan... "papa, umur Alea berapa?" tanyaku. Ayahku menatapku bingung, "4 tahun" jawabnya. AKU KEMBALI KE MASA LALU?! <<//>> Warning kata-kata kasar dan kekerasan⚠️ Kesamaan latar, tokoh dan peristiwa hanyalah kebetulan semata⚠️ Karya asli Vallesya Indira Nirwani✨ #1 murder, 24 Feb 2022 #1 betray, 24 Feb 2022

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu