Cerita Tanpa Judul

Cerita Tanpa Judul

  • WpView
    MGA BUMASA 41
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jan 24, 2020
Apakah cinta harus selalu terucap melalui kata-kata? Namun, apakah lazim jika dua insan memutuskan mengarungi bahtera pernikahan tanpa pernah mengucapkan cinta walau sepatah kata? Alina Sekar, tidak mengerti kenapa ia menerima lamaran atasannya, Ghani Djatmojo. Yang ia tau, ketika Ghani melamarnya, tatapan lelaki itu terlihat tulus dan memberi harapan. Tapi seharusnya Alina mengerti, ada sejuta alasan lelaki dewasa memilih menikah meski tanpa rasa cinta sedikipun. Apakah pernikahan mereka akan bahagia?
All Rights Reserved
#463
rapuh
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • playlist (completed)
  • Nikah Muda (Sudah Tamat)
  • Ragu Semesta
  • Mistake [SELESAI]
  • MENIKAH DENGANMU (END)
  • Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Jangan Sentuh Saya, Dokter! [FULL CHAPTER]
  • Indah di Senyum Mu

Sejak kecil Maya Hanggini suka pesta pernikahan. Ia suka dekorasinya yang cantik, bunga-bunga yang ditata dengan menawan, gaun pengantin yang seperti baju putri di negeri dongeng, dan kecupan di altar yang seperti sebuah happy ending di kisah fairytale. Oleh karena itu, sejak umur sepuluh tahun Maya becita-cita menjadi seorang wedding organizer. Dari Senin sampai Minggu gadis itu selalu mengurus pesta pernikahan. Namun, ia sama sekali tidak tertarik untuk menikah. Hatinya sudah lama hancur. Hatinya sudah lama beku, ia mati rasa. Sejak Leo meninggalkannya dan memutuskan untuk menikahi sahabatnya, ia memutuskan untuk berhenti jatuh cinta. Bukan karena ia masih mencintai mantannya, tapi hatinya begitu terluka sampai sakitnya-membuat ia memutuskan untuk membunuh perasaannya sendiri. Namun, katanya; dua hati yang terluka bisa saling menyembuhkan satu sama lain. Selama sepuluh tahun terakhir Sergio Darmawan hanya mencintai seorang wanita. Ia hanya pernah sekali jatuh cinta, lalu juga harus membunuh sendiri perasaannya. Ia begitu terluka, hingga tidak tahu apakah ia bisa jatuh cinta lagi. Takdir membuat dua orang yang terluka ini berjumpa. Nggak ada yang namanya kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan. Namun, ternyata luka dan trauma masih menang dan tak mau kalah. Ada cinta yang menyala-nyala, namun harus mati saat itu juga. Karena luka masa lalu terus menggerogoti seperti kulit kedua.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman