SI BURUK RUPA

SI BURUK RUPA

  • WpView
    LECTURAS 37
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida vie, ene 17, 2020
Aku hanya gadis si buruk rupa yang selalu di asingkan dan dikucilkan oleh semua orang. "Kau tau?kau adalah wanita terjelek sepanjang sejarah SMA RAJAWALI!" "Kau hanya gadis si buruk rupa yang selalu dikucilkan oleh teman-teman mu!" "Heyy wanita jelek minggir,muka mu sangat tidak enak dipandang!" "Enyahlah kau dari hadapanku!aku sangat jijik melihatmu!" Aku NATASYA CLAUDIA akan membalas semua hinaan-hinaan orang itu suatu hari nanti.Tunggu lah perubahanku! Maap yaa kalo ceritanya gak jelas,maklum baru pertama bikinn hihihi HAPPY READINGG🍁
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Im not alone
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • Oh My Fiance! [COMPLETED]
  • Natasya & Diego [End]
  • my bad boy
  • Fake Nerd
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Cerita Cinta SMA [TAMAT]
  • semesta membatu
  • ALVALERRON ✓ [TERBIT]

semua murid di kelas riuh berbisik-bisik dengan teman sebangku.. tampan, cool, keren berbagai pujian yang aku dengar dari mereka membuat ku menatap menerawang kearah nya... tanpa sengaja dia melihat ke arah ku membuat ku tersentak kaget dan menunduk malu karna terpergok memperhatikannya. "hemm... kamu bisa duduk disana tsubasha-kun" kata sensei Miya mempersilakan duduk setelah menemukan kursi kosong di ujung baris paling belakang dekat pintu belakang kelas , terpisah lumayan jauh dari tempat ku duduk. *NB :setiap kelas memiliki 2 pintu keluar, di depan dan belakang* Kami mengikuti pelajaran dengan serius, bel tanda istirahat pun berbunyi.. seperti biasa murid pindahan baru akan menjadi mangsa buat anak-anak di kelas ini.. dia di kerumuni hampir semua anak perempuan dan laki-laki, pertanyaan demi pertanyaan bertubi-tubi diluncurkan..aku hanya melihat dari kejauhan memandangi dia yang di kerumuni, tak lama haruka menepuk pundak ku mengajak bergabung dengan anak-anak lain.. aku pun menuruti nya namun hanya ikut berbaris mendengarkan pertanyaan dan jawaban yg diluncurkan kearah Key. Jawaban nya masih sama seperti awal perkenalan didepan kelas, begitu singkat dan seadanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido