Satu Waktu Ketika Remaja

Satu Waktu Ketika Remaja

  • WpView
    LECTURAS 11,689
  • WpVote
    Votos 2,542
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadConcluida mar, may 25, 2021
[Dimuat dalam Reading List WattpadYoungAdultID kategori Kisah Darah Muda April 2021] Dunia penuh dengan warna-warni. Tetapi Sica tidak punya satu pun. Ia mungkin memegang warna transparan yang secara kasatmata tidak terlihat. Sama tidak terlihatnya ketika ia berjalan di koridor atau di tempat umum dengan kepala menunduk. Atau ketika ia memilih duduk di pojok belakang kelas sampai, kadang-kadang, kehadirannya tidak disadari. Ia tidak sering bicara. Suaranya pelan. Teman-temannya tidak banyak, itu bahkan memilih pergi seiring waktu. Sama seperti mimpinya. Dunia penuh dengan warna-warni. Tetapi Sica tidak punya satu pun. Itu mungkin akan menjadi segelap kelabu saat satu per satu kisah masa SMA-nya meninggalkan lubang yang sama seperti saat di SMP. Luka yang sama, tetapi lebih sepi. Dunia penuh dengan warna-warni. Sica tidak ingin menjadi satu-satunya yang tidak memiliki warna. *** 2019, Kacah.
Todos los derechos reservados
#89
yaindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja Yang Redup [FIN]
  • R E T A K [1] ✓
  • This Is My Dream
  • REVANARA
  • FRIENDzone (Completed)
  • Lunarcas
  • As Time Allows
  • From Diary of Magenta (Complete)
  • NAMU ✔
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️

Air yang tenang justru menenggelamkan lebih dalam. Terbiasa mendapat perhatian banyak orang tidak membuatnya benar-benar tahu seperti apa rasanya diperhatikan. Menjadi figure skating hampir sepuluh tahun tidak menjadikannya merasa puas. Malam-malam yang ia habiskan dengan berseluncur diatas es tidak menghilangkan kekosongan dirongga dadanya. Tidak membuatnya merasa cukup. Sagara tidak pernah merasa cukup. Lalu ketika seorang anak menawarkan persahabatan, ia tergoda. Tak tahu bahwa anak itu justru sama berantakannya. Tidak cukup dengan mereka berdua, satu lagi sahabatnya justru memiliki hidup yang sama gelapnya. Sagara pikir, persahabatan mereka akan menyenangkan. Seperti yang ia lihat pada anak-anak lainnya. Tapi tidak. Persahabatan mereka penuh darah. Tidak seperti pelangi yang berwarna-warni. Hanya ada hitam. Gelap dan mematikan. --- Cerita ini Spin-Off Penghujung Malam. Bisa dibaca terpisah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido