Story cover for MOONERS by gitadriyan
MOONERS
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 18, 2020
"Introvert adalah orang yang menikmati dan menyukai kesendirian, tertutup, dan pendiam. Jarang berbicara dan bisa menjadi pendengar yang baik. Lebih suka menyendiri di rumah daripada berkumpul dengan orang lain. Walaupun ngga semua orang Introvert kayak gitu sih.."  

"Oh ya, lalu?" 

"Dan lo introvert." katanya tegas

"So what?" 

"Gue akan bantu lo, ga semua orang didunia ini jahat." 

"Gapeduli, ga perlu, dan terimakasih." lepas itu, Tata pergi meninggalkan cowok itu dengan cuek.

"Rahasia lo selama ini, gue juga tau, nama lo palsu dan semuanya." 

Kalimat itu seketika menjadi petirnya untuk suasana mendung kali ini.

[ada cinta yang harus kamu urus; isi kepalamu]
All Rights Reserved
Sign up to add MOONERS to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
BULAN (END) by iloveyoubyy
34 parts Complete
Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020
Diary Of an Introvert (REPOST)✔ by halloransey
63 parts Complete
Follow @ranikastory on Instagram. Diary Series [1]: Ini aku dan kisahku yang selalu dianggap berbeda hanya karena diriku seorang introvert yang hidup dalam dunia ekstrovert. Aku membenci diri dan hidupku hingga satu per satu kejadian menyadarkanku arti kehidupan. A/N: Introvert adalah kepribadian manusia yang lebih berkaitan dengan dunia dalam pikiran manusia itu sendiri. Jadi manusia yang memiliki sifat introvert ini lebih cenderung menutup diri dari kehidupan luar. Mereka adalah manusia yang lebih banyak berpikir dan lebih sedikit beraktivitas. Mereka juga orang-orang yang lebih senang berada dalam kesunyian atau kondisi yang tenang, daripada di tempat yang terlalu banyak orang. Sedangkan ekstrovert, kebalikannya. ----------------------------------------------------------------- [BLURB] Penyesalan Zelin timbul ketika pindah ke sekolah baru dan mengenal Arlan Mahendra. Zelin pikir, Arlan adalah penolong hidupnya. Namun nyatanya, Arlan penghancur hidupnya. Belum lagi dirinya didekati Septian Rifen, the most wanted sekaligus ketua OSIS SMA Trijaya yang meminta pertolongan Zelin dengan menjadi pacarnya. Hingga persahabatan Zelin dengan teman-teman barunya menjadi berantakan. Di balik permasalahan hidupnya, Zelin menemukan sisi lain menjadi seorang introvert. Cerita ini menceritakan tentang hari-hari Zelin yang tertuang dalam sebuah diari. Persahabatan, percintaan, persaudaraan, semuanya terangkum di dalamnya. . . copyright © by ranikaruslima, 2018.
Tiga Belas Misi ✔️ by mooniemakeu
43 parts Complete
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
Diary Nur by Titi_Risty
15 parts Complete
Ada yang bilang pendiam dan pemalu itu berbeda. Tapi hal itu tidak berlaku untuk Nur. Sama saja. Kedua sifat itu ada di dalam dirinya, juga semua sifat lain yang membuatnya menobatkan dirinya sendiri sebagai orang yang introvert. Sifat ini semakin diperparah pula dengan tingkat kepercayaan dirinya yang anjlok. Hal yang membuat Rani sahabatnya sering kali geregetan sendiri. Di kampusnya, Nur punya seseorang yang ditaksirnya sejak semester satu. Rio namanya. Cowok gentle lagi ramah yang disenangi banyak orang. Kelakuan Rio yang pada dasarnya memang baik sering kali membuat Nur menjadi salah tingkah dan menganggap bahwa Rio memang menaruh perhatian padanya. Namun Nur harus bersiap patah hati mengetahui bahwa Rio tengah dekat dengan Martha, si kembang kampus. Di saat yang sama, seorang pemuda Alvin hadir di kehidupan Nur. Ada-ada saja kebetulan yang mempertemukan mereka berdua. Hingga saat Nur harus patah hati karena Rio dengan Martha, Alvin lah yang hadir di sana menghiburnya. Alvin membawanya pada pemahaman-pemahaman baru yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Nur dibuat terpana dan terhasut untuk mengikuti berbagai pandangan hidup filosofis ala Alvin. "Cantik itu hanyalah sebuah pengakuan. Karena itu sifatnya sangat subjektif. Namun banyak wanita menyalahkan diri mereka sendiri karena tidak mendapat pengakuan itu. Padahal hidup mereka jelas jauh lebih berharga daripada sekedar untuk mendapat pengakuan seperti itu." ~Alvin "Kehadirannya memang tak berhitung bulan. Hanya beberapa minggu, tapi memberi pengaruh besar terhadap diriku." ~Nur
You may also like
Slide 1 of 10
Pelangi untuk Hujan(on going)  cover
Memories in Moon cover
BULAN (END) cover
Diary Of an Introvert (REPOST)✔ cover
Tiga Belas Misi ✔️ cover
Maaf, Dara. cover
ELGITA  (TERBIT) cover
INTAKU STORY cover
Diary Nur cover
troublemaker VS ketos! ✔ cover

Pelangi untuk Hujan(on going)

16 parts Complete

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."