Perempuan yang dihadapi kehilangan seseorang yang ia jadikan satu-satunya alasan untuk bangkit dari segala gemuruh kehidupan, perempuan yang mengidap penyakit mental xenophobia dan tumor otak glioblastoma, berjuang melawan segala keperihan di masa remaja. Bagaimana perempuan itu dapat bertahan dengan segala tekanan dunia yang membuatnya semakin menyiksa? Apakah bertemu dengan lelaki yang jatuh cinta padanya akan membuat ia kembali bangkit? Bagaimana penyakit yang telah lama bersemayam dalam kepalanya apakah dapat sirna? Bagaimana perempuan ini menjalani hidup dengan penuh ketakutan? Tanpa teman, tanpa seorang yang berani ia ajak bicara dan bercerita kecuali ibunya.
More details