We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]

Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]

  • WpView
    Reads 277
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jan 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Kita Dan Hujan
  • Maaf' (Revisi)
  • Air Mata Cinta
  • flashback~
  • About Us and Love
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • ALONE
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • GENTAWA✓
  • Sekali Lagi (End)

"Mungkin memang benar bahwa jika ada pertemuan pasti juga akan ada perpisahan" -Aprilia C.B. Kamu tahu apa yang terindah dari hujan bagiku?jawabannya singkat karena aku dapat dipertemukan denganmu.Aku begitu berterimakasih pada fenomena indah ini yang juga membawa keindahan pada kehidupanku saat itu.Hujan menjadi begitu romantis ketika pertemuan kita dan menjadi begitu menyedihkan saat aku mengenangmu,lewat ini,ku coba menggali ingatanku dan kembali menceritakannya tentang kisah kita dan hujan.Hanya sedikit kilas balik,sesuai apa yang masih aku ingat. _______ Full of typos,will be edit soon:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines