Anaya
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Semuanya hanya ingin dimengerti tidak pernah mengerti kembali,ke egoisan yang melanda diri mereka tidak pernah hilang dari konflik yang sama. Tidak ada warna selain warna yang gelap,entah rasanya memang semesta itu marah atau memang takdirnya seperti ini. Menyembunyikan penyakit besar ini rasannya tidak kuat menanggunya sendiri,menyimpannya dengan baik dan rapih agar mereka tidak terbebani dengan penyakit ini. Lama sekali untuk menemukan warna yang indah,sampai akhirnya Tuhan mengirimkan pria tampan,baik dan hangat untuk menghilangkan warna gelap dan digantikan dengan warna yang cerah. Pria itu membuat warna yang dulu pernah hilang kembali menjadi warna yang beragam. Tapi semuanya tidak berlanggsung lama, anaya harus mengikuti perintah Tuhan dia harus pulang dan beristirahat selamalamanya.
All Rights Reserved
#209
cuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Betadine
  • Nara mau om Arion
  • Virgo Girl
  • The Other Me (on going)
  • My Husband Is CEO  [End]
  • Bitter Sweet Pervert
  • My Perfect Husband
  • MY HUSBAND IS A CEO (SUDAH TERBIT)
  • Assalamualaikum Pak Dokter
  • ELZAN & LAURA
Betadine

"Surat untuk mu yang masih ku simpan di dalam kotak rahasia." Ketika mereka bertemu tak saling tanya diam seribu bahasa. Sifat yang misterius itu selalu menjadi pertanyaan. Perasaan mereka seperti aliran ombak, kadang padang kadang surut. Anak laki-laki tampan dengan perhatian yang cukup luas, seperti samudera itu suka menulis surat untuk gadis yang menghantui pikirannya. Gadis itu 2 tahun lamanya dia pergi, hanya meninggalkan jejak-jejak kenangan, entah kembali atau tidak masih dirahasiakan oleh Tuhan. Ia benar-benar introver tak mudah ditebak. Jangan berbicara dengannya, aku takut kamu tambah gila sejadi-jadinya. Apalagi mencoba membuat pertanyaan tentu tak ada jawaban. Mereka tidak pernah menjalin hubungan, hanya saja menanam perasaan. Hingga membuahkan hasil rasa. Rasa yang begitu indah layaknya senja. "Ken, terima kasih pertemuan sengaja ini, kan ku kenang dilubuk hati." "Ken, salam sayang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines