Battle of Realms 9

Battle of Realms 9

  • WpView
    Membaca 13
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 19, 2020
Sebuah turnamen diselenggarakan. Pesertanya berasal dari berbagai dimensi, dunia dan ras. Mulai dari seekor goblin pengganggu, hingga seorang kakek tua yang tahu sihir. Pada ujian pertama, mereka diperintah untuk bertarung satu sama lain hingga 16 yang tersisa. Namun, konflik pertempuran itu mewujud menjadi ranah yang lebih dalam. Tangis kehilangan orang yang disayang. Rasa dendam meluap dan amarah yang tak henti. Juga, tali persaudaraan yang timbul. Persahabatan. Turnamen BoR9 berdampak besar pada semua pesertanya--Para Jiwa yang beruntung. Serbes, seorang pria maniak gila. Duke, seorang kakek tua dengan sihir Konsepnya. Nyssa, seorang gadis tanpa lengan dan kaki. Tiga nama diatas adalah segelintir nama yang akan bertarung pada turnamen BoR9. Total 32 nama, total 32 jiwa. Lalu, siapakah yang akan bertahan hidup hingga akhir? Eratkan pegangan pada kursi, teguhkan jiwa kalian. Turnamen BoR menyimpan banyak cerita. 16 jiwa dipastikan tewas pada ujian pertama. Siapkah kalian? =========Diadaptasi dari BoR9, sebuah Turnamen Pertempuran Antar OC. Segala hal yang berkaitan dengan nama karakter, kekuatan bahkan hingga latar tempat bukan milik saya. Semua hak cipta ada pada Penulisnya sendiri===========
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Raga Kecil
  • Antheric
  • Demi Masa - [Demi Perjuangan]
  • PURGATORI ARNOLD: KEABADIAN DALAM SIKSAAN
  • BACK TENSION, RELEASE! [END]
  • Alter
  • Bloody Killers(&TEAM🐺)
  • Perang Itu Taruhannya Nyawa -Alinna Lucy Deandra ( Slow up )

Mengisahkan seorang ibu tunggal yang merawat kedua raga kecilnya tanpa campur tangan dari siapapun. Sebagai seorang ibu yang berdiri sendiri, ia memikul banyaknya peran dalam hidup. Setiap hari adalah perjuangan tanpa henti untuk memastikan anaknya tumbuh dengan bahagia, meski sering kali ia menyembunyikan lelah di balik senyumnya. Ibu dan anak adalah dua jiwa yang terhubung oleh cinta paling murni, sejak detak jantung pertama terdengar di dalam rahim. Bagi seorang anak, ibu adalah dunia. Meski ibu tunggal hanya memiliki satu tangan untuk menggenggamnya, namun kasih sayang yang diberikan tentu terasa seperti mendunia. Sentuhan tangannya adalah obat bagi segala luka, dan pelukan hangatnya adalah benteng dari segala ketakutan. Cinta seorang ibu tidak pernah memudar, ia tetap mencintai dengan cara yang tak selalu terlihat, tetapi selalu terasa. Hubungan ibu dan raga kecilnya adalah sebuah cinta abadi yang tak pernah meminta balasan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan