Kapal Itu Namanya Hati.

Kapal Itu Namanya Hati.

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Katanya, "selama semesta merestu, takkan ada yang bisa mengganggu." Siapa yang tahu, kalau kisah mereka takkan semulus itu? Biarkan semesta merencanakan skenarionya. Tugasku hanya mengikuti bagaimana cerita ini berjalan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eternal Bond
  • Langkah Kaki Semesta
  • You Are My Wish || ✔️
  • Half Soul 半个灵魂
  • Jatukrama
  • Skenario SEMESTA || end
  • Jalan SEMESTA || end
  • Garis yang Menyatu
  • Salah Waktu[END]

"Jika dunia melupakan kita... apakah kau masih akan mengingat?" "Biarpun seiring waktu hancur dan semesta mulai berubah, akan tetap mencarimu, bahkan jika yang tersisa dariku hanyalah bayangan tanpa nama." "Dan jika aku mati sebelum bertemu lagi?" "Maka biarkan rohku menjelajah setiap waktu... sampai takdir menebus janji kita." Mereka pernah bersumpah di ujung kehancuran, di tengah hujan darah dan nyala api, bahwa jika dunia memisahkan mereka, maka mereka akan memaksa takdir untuk bersatu kembali. Sekarang, di antara ruang dan waktu yang telah terbelah, dua jiwa itu masih mencari. Tak saling mengenal, tapi saling merasa. Dan saat tali merah kembali tertarik oleh nasib, dunia harus memilih. Dua jiwa atau kehancuran berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines