Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh

  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 14, 2021
Sekalipun sayap burung itu terluka berkali-kali, tidak ia jadikan alasan untuk jatuh tersungkur lalu mati begitu saja. Sekalipun sayap burung itu penuh dengan darah, tidak ia jadikan alasan untuk kalah dan menyerah. Sekalipun sayap burung itu tidak lagi sama seperti saat pertama, tidak ia jadikan alasan untuk berhenti disana. Terus terbang mengepakkan sayap, berjuang, patah tumbuh, jatuh bangun. Tidak mau kalah dengan ingin semesta. Lebih-lebih tidak ingin ditertawakan oleh para manusia. Akulah perempuan tangguh itu. || Tulisan ini lebih banyak mengandung sebuah pengharapan, bukan semata-mata tentang kenyataan hidup sang penulis. Meski ada sebagian kecil yang diambil dari kisah hidup sang penulis. Tulisan ini adalah sebuah semoga yang menyemogakan para perempuan menjadi perempuan tangguh, perempuan yang kuat, perempuan yang mampu berdiri diatas kakinya sendiri. Ya, semoga perempuan itu kamu, aku, dan kita. || Terimakasih untuk-Nya, yang senantiasa membersamai penulis dimana dan kapan saja.
All Rights Reserved
#337
perempuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNREQUITED LOVE
  • Salah Target [Unpublish]
  • Shadows of the Main Story
  • REGATHAN [END]
  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)
  • Flight
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • WEDDING VOWS
  • My Duchess / End

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines