Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 21, 2020
Awalnya aku merasa yakin yang ku tau dia menyayangiku, aku dibuat bahagia dan dengannya aku terpaku. Semua itu berjalan semestinya yang kutau dia menjadikanku prioritasnya Ia selalu memberi kabar akan kegiatannya setiap malam kami melepas rindu bersama. Tetapi, semua berubah begitu cepat Semenjak ia memakan kangkung. Aku tak tahu apa yang tersirat ia meninggalkanku demi wanita glowing, dan saat itu juga aku mulai melepaskan dia pergi bersama wanita glowing. Namun entah mengapa aku tidak bisa melupakan dia dan melepaskan dia Mungkin karena ku sudah terkena pelet kangkung juga atau bahkan pelet sayur yg lain, dan akupun meresa ya sudah lah aku harus melepaskan dia demi wanita glowing dan aku pun sadar kalo aku hanyalah wanita biasa yg bisa mengjarka anak"TK, bukan sebagai orang kesehatan yang lebih tepatnya adalah seorang perawat.
All Rights Reserved
#309
ceritasedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still You (END)
  • Yang Hilang (FreenBecky)
  • She's My Wife
  • Under The Rain
  • I'am Not A Virgin
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • My Soulmate "Freen&Becky" END
  • My Sister Is My Sugar Baby Season 2 ( KEMBALILAH PADAKU  )
  • Kenangan Bersama Luka
  • Nikah Muda& Otak Mesum

Aku mengantarkannya hingga sukses, saat Ia masih bukan siapa-siapa, aku mendampinginya, menyemangati, bahkan membantunya dengan segala kemampuanku hingga aku kelelahan dan berkali-kali keguguran, aku dan Kaivan begitu sedih, tapi aku harus kembali kuat dan menguatkannya demi cita-cita kami. Dulu, aku percaya jika cinta yang aku punya cukup untuknya, hanya diriku yang dibutuhkannya, Ia akan setia padaku. Namun, semua salah, sejak Ia banyak mendulang kesuksesan pada setiap usahanya, dengan alasan sibuk, aku sering ditinggalkan, terbersit dalam fikiranku jika Ia tidak lagi membutuhkan aku, tapi aku hempaskan semua fikiran itu, aku meyakini jika aku harus memberi kepercayaan padanya. Aku menyibukkan diri melakukan hal lain, sangat membantu untuk menghilangkan rasa kesepian yang aku rasakan, aku mengembangkan usahaku, hasilnya diluar perkiraanku, aku pun mendulang sukses karena memiliki banyak pelajaran dan pengalaman berusaha dengan Kaivan. Sementara Kaivan semakin sibuk dengan dunianya, semakin mengabaikan aku. Perlahan, semua tabir terbuka, Ia yang aku percayai teganya mengkhianati cintaku. Aku menangis, meraung, menjerit tidak terima, berbulan-bulan aku menahannya, selalu menunggunya untuk berbicara dari hati ke hati, berusaha mempertahankan rumah tangga kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines