Kakawin Negarakertagama - MAJAPAHIT

Kakawin Negarakertagama - MAJAPAHIT

  • WpView
    Lectures 292
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadTerminé mar., janv. 21, 2020
WpInfo
Fiction
Historique
kakawin Negarakertagama atau sering di sebut kakawin desawarnana, karya Empu Prapañca ditulis tahun 1365, Buku ini menceritakan tentang kekuasaan kerajaan MAJAPAHIT. Beberapa hal yang terkandung dalam pemerintahan MAJAHPAHIT yang waktu itu namanya menjohor sampai kebelahan nusantara dan dunia. Atas Pemerintahan hayam wuruk dengan Mahapati Gaja Mada mereka dapat menyatukan nusantara. Dibuku ini akan menceritakan tentang Perekonomian, Sosial dan Pertahanan di Majapahit. Buku ini juga menjadi Artepak peninggalan Majapahit yang sekarang sudah di terjemahkan.
Tous Droits Réservés
#223
majapahit
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LOKAKALA
  • RENJANA⚜ ✔
  • Bukan Anjangsana (MAJAPAHIT)
  • Sandyakala [SLOW UPDATE]
  • Asmaraloka Jawadwipa
  • Majapahit | Cinta Tanpa Akhir (Selesai - Diterbitkan)
  • Rajakumari
  • Jejak Waktu: Dari Perang Bubat ke Masa Depan
  • Pralaya [Complete]
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
LOKAKALA

Aneh tetapi nyata. Ada berbagai macam pertanyaan yang memenuhi benaknya. Siapa sangka, hal yang Lembayung anggap aneh bukanlah suatu kebetulan. Benang merah sudah terjalin diantara mereka dari beratus-ratus tahun yang lalu saat Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda Galuh masih berdiri kokoh di tanah Nusantara. Larangan pasca Perang Bubat, harus melibatkan perasaan seorang pria yang kelak saat naik tahta bergelar Prabu Niskala Wastu Kancana, seorang Prabu dari Kerajaan Sunda Galuh, satu-satunya keturunan Prabu Linggabuana yang masih tersisa. Jawaban dari apa yang selalu Lembayung pertanyakan, semua terjawab saat jiwanya kembali ke tahun 1370 seakan Sang Hyang Widhi memberikannya kesempatan di dalam raga putri Raden Sotor, keponakan tiri dari Sri Maharaja Hayam Wuruk.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu