TAKDIR (KARENA RASA MENGABAIKAN LUKA)

TAKDIR (KARENA RASA MENGABAIKAN LUKA)

  • WpView
    GELESEN 14,288
  • WpVote
    Stimmen 902
  • WpPart
    Teile 29
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Juli 26, 2020
Aliza Bahira, wanita kaya raya dengan segudang prestasi. Akan tetapi, pemikirannya untuk memiliki seorang anak terbilang sangat menggelikan dan sangat aneh. Bagaimana tidak? ia menginginkan seorang anak tanpa mau menikah apalagi memiliki seorang suami. Bagaimana cara seorang Aliza untuk memiliki seorang anak tanpa ingin menikah? Dan, bagaimana juga ia akan memiliki seorang anak tanpa ingin memiliki suami? "Apakah aku orang yang pertama?" "Ini bukan masalah kau yang pertama atau bukan. Masalahnya adalah Aku hanya takut, takut kau tidak akan sanggup melupakan rasanya." ▪ Hadir setiap hari Minggu dan Kamis.
Alle Rechte vorbehalten
#105
hijab
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • De Beste Imam
  • New Love
  • Guliran Tasbih Aldevaro [Terbit]
  • Hijrah Cinta Di Sepertiga Malam [END] -> TERBIT
  • Mazoya Ananta
  • GHAZI ELZIO [TAMAT]
  • ADA PELANGI DI UJUNG WAKTU
  • Gengaman dalam Kegelapan
  • TITIK AKHIR.
  • KHAZARA (On Going)

"Masih bocah udah nikah? Kurang bercanda apa takdir sama gue?" ~Fatimah Az-Zahra Hanidar. *** Namanya adalah Fatimah Azzahra Hanidar, biasa disapa Zahra, nama itu terdengar sangat lembut, kalem dan indah. Namun sang pemilik nama sama sekali tidak seperti itu, Zahra adalah gadis bar-bar yang memanfaatkan kekayaan orang tua untuk berfoya-foya. Rambutnya tak pernah hitam, tutur katanya tak pernah sopan. Arifin Hanidar sebagai ayah dari Zahra merasa khawatir dengan anak gadis semata wayanhgnya itu, dia memiliki dua anak laki-laki tapi dua-duanya tak ada yang separah Zahra. Setelah rapat keluarga, diputuskan untuk menikahkan Zahra, meski usianya sangat muda namun dia butuh pembimbing yang bisa membimbingnya sebab ayah dan abang-abangnya adalah orang-orang yang tidak tegaan terhadap Zahra. Siapa calon suaminya? Andaru, anak dari supir keluarga mereka. Tentu saja Zahra menolak mentah-mentah keinginan keluarganya itu, dia mengenal Andaru karena mereka satu sekolah, Andaru yang selalu salat dhuha saat jam istirahat pertama itu bukan tipenya, tipenya adalah cowok-cowok gaul yang sukanya nongkrong di kafe sambil main game, bukan cowok yang nongkrongnya di musala sambil baca al-qur'an. ..... 6 Mei 2020

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien