Hujan
  • WpView
    Lecturas 524
  • WpVote
    Votos 64
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 21, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Mengagumimu berasa mengagumi hujan, kenapa? karna aku harus terima konsekuensinya. Seperti hujan yang datang tidak hanya membawa airnya saja tetapi juga badai yang bergemuruh. Dan kita harus terima itu. Benarkan kataku? aku mengagumimu dan harus menerima semua badai yang akan terjadi nantinya:) happy reading 🙃
Todos los derechos reservados
#345
tawa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • Rain Sound
  • The Rain
  • ALEYA~~
  • Memories in Moon
  • HUJAN, mungkin Kamu yang Terbaik yang pernah jatuh di sore itu...
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Gadis Hujan

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido