MENAKLUKAN RESTU

MENAKLUKAN RESTU

  • WpView
    Reads 595
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
"Kalau saja waktu itu aku punya keberanian untuk mengungkapkan rasa yang aku pendam selama ini, mungkin hari-hariku tidak dipenuhi dengan penyesalan seperti sekarang" Gumam Agniya dalam hati sesekali ia menyeka air mata yang bulirnya kembali terjatuh Masih terngiang kejadian waktu itu "Siapa perempuan itu?" Tanya Agniya sambil menahan bulir-bulir bening yang menggumpal di netranya dan siap untuk segera luruh membasahi wajah. "Apa peduli mu? Apa kau cemburu? Inikan yang kau rencanakan selama ini? Kau sendiri yang menyuruhku untuk meninggalkanmu, melarangku bersikap baik padamu" Degg ucapan Dipta amat sangat nyeri membuat ngilu dan menusuk hingga ke ulu hati Agniya. "Tapi itu bukan rencanaku, Dipta" "Lalu rencana Tuhan?" Agniya terdiam, dengan susah payah menelan gumpalan besar di tenggorokannya. Kisah mereka berdua saat masih berstatus mahasiswa harus kandas. Namun pertemuannya kembali di dunia kerja ternyata mampu membangkitkan kembali kisah lama di antara mereka, kisah yang dulu diakhiri bahkan sebelum sempat mereka mulai. Benih cinta kembali tumbuh rimbun diantara mereka, akankah mereka bisa kembali bersama?
All Rights Reserved
#29
makassar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • More Than Senior
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Can Is Mine
  • Dibalik Topeng Casanova
  • Azzam Qiqzard [Revisi]
  • AKSAFA (End)
  • Bucin 2 (Sudah Open Pre-Order)
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines