Surat Untuk Aksara

Surat Untuk Aksara

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
Seorang ibu yang menulis untuk bisa menyampaikan pesan untuk anaknya di masa depan. Menulis tentang bagaimana rasanya menaiki roller coaster semasa mengandung buah cintanya. Rasa cinta yang tidak ingin ia lewatkan begitu saja selama hamil. Ia ingin anaknya tau betapa ayah dan ibunya sangat mencintainya. Melalui tulisan ini, maafkan kami yang masih belajar menjadi orang tua terbaik untuk anak kami.
All Rights Reserved
#8
endlesslove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trapped By A Pervert
  • Coffee Of My Life
  • Mother complex ✅
  • The Chaos in Choosing Me!
  • My Little Girl [COMPLETED]
  • 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐋𝐞𝐬𝐥𝐚𝐫
  • MOTHER's JOURNEY (WAKTU AKU SAMA ARKA)
  • Marriage Contract (Lingorm)
  • Late

[END] Anneth Andira Pramudya adalah seorang mahasiswa tingkat tiga yang tinggal bersama papanya di Sydney. Mereka pindah sejak Anneth berusia 13 tahun. Kedua orang tuanya bercerai dan Anneth lebih memilih mengikuti sang papa dan harus rela berpisah dengan mama dan kakaknya yang tinggal di Jakarta. Edward Andrew McCharter, pengusaha muda yang cukup berpengaruh di Sydney. Dirinya tak pernah merasa kekurangan materi sejak kecil karena bisa dibilang ia dibesarkan dengan sendok emas di mulutnya. Edward adalah gambaran pria idaman seorang wanita. Namun percayalah, pria itu tak pernah menjalin hubungan yang serius hingga usinya memasuki 29 tahun. *** "Can I hug you?" Bisiknya dengan suara lirih. Aku kembali menatapnya. "Sorry, I know we're stranger. I dont mean anything" ujarnya dengan cepat saat aku tak meresponnya. *** "Terima kasih. Tapi saya harap kamu akan melupakan kejadian ini. Dan jika suatu saat kita bertemu, saya akan menghargainya jika kamu tak mengungkit hal ini" ujarnya. *** "Saya yakin kamu bisa merasakannya bukan?" Bisik pria yang ada di belakangku. "You're a pervert Mr. McCharter" balasku membuat pria itu terkekeh . *** Penasaran dengan kelanjutannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines