We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BUNGA MAWAR DI DESA SAKURA

BUNGA MAWAR DI DESA SAKURA

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 22, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
"Ingatlah Leon, apa yang sudah dikatakan oleh pak Arya, kamu tak boleh melakukan itu" kata Riana sembari memeluknya dengan penuh kekhawatiran "Jangan halangin usahaku Ria, ini kesempatan baik bagiku untuk melakukan penelitian" jawab Leon dengan membentak Ria. Cerita ini hanya karangan fiktif belaka yang dibuat oleh Author. Apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat dan latar belakang, author mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bantu Like dan Vote nya agar karyaku bisa masuk peringkat dalam ajang GMG Challenge 2020 ☺🙏 #gmgchallenge2020#grassmediagroup
All Rights Reserved
#63
gmgchallenge2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Kevyra (END)
  • Possessif Leon (SELESAI)
  • "He's mine"
  • Entahlah Aku Lelah (gxg)
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • FAIR UNFAIR
  • AMORAGA √

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines