Tanpa Arah

Tanpa Arah

  • WpView
    Reads 913
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 18, 2023
Seorang wanita berusia 22 tahun tidak mengetahui dengan pasti apa tujuan hidupnya. Dia hanya mengikuti perjalanan hidup seorang pria yang merupakan sahabatnya dari kecil. Sampai akhirnya, dia harus berjuang sendirian karena pria itu tiba-tiba berubah. Wanita itu pun kehilangan arah dalam hidup. Dia harus berjuang sendirian untuk menemukan jalan hidupnya sendiri.
All Rights Reserved
#90
romancereligi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rintik Terakhir
  • Sang Nona Masih di Ujung Cakrawala
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Love Is You
  • JEMBATAN CINTA TERLARANG
  • What And or End Why
  • [COMPLETE] MASK: Love and The Secret of Life
  • Ketukan Takdir

Pernahkah kalian mencintai seseorang begitu hebatnya? Disaat kamu baru saja membayangkan dia tidak lagi disisimu, nafasmu terasa berat dan begitu menyesakkan. Bahkan itu terjadi hanya karena kamu sekedar membayangkan hidupmu tanpa dia disisimu. Kamu mencintai dia begitu gilanya, berusaha membahagiakan dan mempertahankan dia disisimu. Tapi ada satu hal yang kamu lewatkan, tidak semua selalu berada dibawah kendalimu. Begitupun dia. Entah sekarang, esok atau selamanya. Kamu tidak akan pernah bisa memastikan dia tetap berada disisimu sekeras apapun usahamu mempertahankannya. Karena sejatinya dialam semesta raya ini, kamu bukanlah pemegang kekuasaan penuh atas kehidupan orang lain. Biarkanlah tangan takdir bekerja semestinya. Tugasmu, bahagiakan dia dengan sekuat semampumu. Sisanya biarkan takdir membawa kisah itu berjalan sesuai alur yang sudah Tuhan gariskan. Entah garis itu saling berdampingan, bersinggungan atau bahkan saling memutus lajurnya. Pastikan kamu menerima segalanya dengan penuh kerelaan. Ingatlah, Jika kalian ditakdirkan tidak untuk bersama, setidaknya semesta pernah menjadi saksi atas perjuangan kalian dalam mempertahankan untuk terus bersama sekuat semampu yang kalian bisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines