Ali Raib

Ali Raib

  • WpView
    Reads 10,873
  • WpVote
    Votes 323
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 19, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Ra, aku mencintaimu. Kamu cantik, kamu baik, kamu sempurna. Tapi, maaf, takdirku bukan bersamamu." Ali berkata di depan jendela kamarku, di atas ILY. "Hah? Apaan sih, Ali. Maksudnya apa?" wajahku terlipat, tidak bisa berpikir jernih. Ali menatapku, mata hitamnya indah, kulit putih pucatnya terlihat sempurna dan rambutnya yang tidak berantakan membuatnya "tampan" Ia berbalik badan, masuk ke dalam ILY, mengambil sesuatu. Umm, undangan. Aku menerimanya, lalu membacanya. "Tunangan Ali dan Lena" Lena? Perempuan tidak tahu malu itu? "Kamu tahu, Ra? Aku juga mencintai dia, melebihi kamu. Terimakasih untuk segalanya. Aku pergi dulu." ILY melesat pergi. Meninggalkan aku yang masih terpaku di depan jendela. ///// Cerita ini hanya karangan penulis saja yaa, bukan karya Bang Tere. Hope you like it, terutama buat yang nge-ship Ali dan Ra, hihi. Thank you❤️
All Rights Reserved
#285
bumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Raib Ali  -  Seli Ily ✔️
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • BULAN (END)
  • RaSeLi
  • DeaSea
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • You ✔️ LANJUT ONE SHOT
  • RASA
  • RaSeLi

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines