"Teruntuk luka yang tak kunjung reda, kukatakan bahwa ini adalah pesan dari semesta yang berbisik manis di telinga. Tentang sahabat laraku yang kuberi nama luka, kuceritakan tentangmu yang tak kunjung membaik,lalu kubilang bahwa kamu bodoh dan selalu menjadi terbodoh. Semesta tertawa dan berkata "pergilah dia hanya memperdalam lara".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
SUDAH TAMAT✔✔
Meski sudah tamat tetap vote dan koment ya gaessssss 😙
"sorry tapi sekarang gue dah punya" -cy
"apa apaan sih lo?" -bh
"gue terima ajakan lo buat jadian" -cy
"sinting" -bh
⚠️gs
⚠️nonbaku//kasar
⚠️ngawur
⚠️gakjelas