resuscitated hope [HIATUS]

resuscitated hope [HIATUS]

  • WpView
    Reads 21,846
  • WpVote
    Votes 1,018
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2020
WpInfo
Fanfic
BTS
"kalian siapa? Maaf apakah kita saling mengenal?"-(?) "Rin ini Abang, kamu ga inget Abang? Abang kangen sama kamu Rin, Abang tau kamu masih ada"-suga sambil memeluk yeoja yang dia anggap hyerin (?) "Maaf tapi saya tidak mengenal kalian dan apa anda bilang tadi? Masih ada? Apa maksud anda?"-kata yeoja tersebut dan mulai menjauh dari Bangtan. ----------------------------------------------- #sebelum membaca pastikan kalian baca cerita bad sister (hyerin // Bangtan) karna ini pt2 dari cerita tersebut. ________________ JANGAN LUPA VOTE, COMMENT, AND FOLLOW-!
All Rights Reserved
#63
hyera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Leave Me, Please![ End ]
  • My Brother 'BTS' (Season 2/3) END
  • My Heart | [ROSE] [✔]
  • how could it be? (V bts fanfiction)
  • I Just Want Your Presence
  • Siapa "Kita" [BTS]✔
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • ✔ MOONCHILD | Park Jimin
  • Pretty face Psychopath
  • MORALLESS

" Aku bukan kakak yang baik buat mereka. Aku seorang kakak yang buruk. Hiks... Aku hanya menyusahkan mereka" - Kim Seok jin "Selamat tinggal dunia, biarkan aku terlelap" - Jung Hoseok "Apa yang kau tunggu? TEMBAK AKU SEKARANG !!!" - Kim namjoon "Yoongi Hyung, kita akan bertemu lagi" - Park jimin "Yoongi hyung, aku mengantuk. Biarkan aku tertidur ya" - Kim Tae Hyung " A-aku harus...akh....ber-tahan" - Jeon jungkook " Kenapa? Kenapa hanya aku yang bertahan?!" - Min Yoongi Mereka adalah satu keluarga. Bukan sekadar grup boyband ternama, tapi rumah bagi satu sama lain. Namun ketika insiden mengerikan itu terjadi, satu per satu mulai tumbang. Dalam luka, dalam air mata, dalam keheningan yang menyesakkan. Yang tertinggal hanya satu: Dia yang tak lagi bisa menangis, tak bisa marah, bahkan tak tahu lagi cara merasa. Beku, kosong... dan hancur. Ini adalah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan teror yang terlambat disadari. Dan tentang bagaimana sebuah keluarga bisa hancur dalam sekeja yang hanya menyisakan sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines