Balada Puan

Balada Puan

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 21, 2020
Terjebak dalam ruang rindu yang tak pernah dibayar merupakan santapan sehari-hari sang puan, sehingga sungai air mata menerobos keluar dengan derasnya. Senyum yang tergambar hanyalah ilusi, mengisyaratkan sang puan bahagia, padahal nyatanya hatinya hancur lebur bersama memori dan kenang. Sebuah cerita yang aku persembahkan untuk kalian semua. Terima kasih telah singgah dan menetap.
All Rights Reserved
#232
ceritacinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Aksara Peniti Sejarah (SUDAH TERBIT)
  • BACKWARDS (spartace ff)
  • Senja Dan Jingga
  • Candrawinata [COMPLETED]
  • Sekali Lagi (End)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Aku tidak tahu alasan kenapa aku berada di raga ini,aku juga tidak tahu alasan kenapa aku harus menjalankan garis takdir seseorang di masa lalu. Namun, Kenapa setelah aku menemukan secercah alasan itu kesedihan dengan kejam menghantamku? Air mataku mengalir deras dan hatiku terasa sakit saat orang-orang yang aku cintai meninggalkanku bahkan sebelum aku dapat membalas cinta mereka. Kenapa takdir seakan mempermainkanku? di saat aku mendapatkan sesuatu aku juga harus siap kehilangan sesuatu yang paling berharga di hidupku.Apa yang bisa aku lakukan?di saat mereka yang menjadi alasan ku bertahan telah pergi,Haruskah aku juga kembali? Menjalani kehidupanku yang sebenarnya atau memilih menemukan cinta yang baru? "Bertahanlah,demi aku dan anak-anak kita nanti." "Aku tidak mencintaimu dan aku bukanlah orang yang kau cintai." "Aku tahu,tapi marilah kita saling mencintai dan menyempurnakan,bukankah cinta perlu warna yang baru?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines